TANJABBAR (halosumatera.com)- Masing - masing Calon Bupati Tanjabbar punya visi dan misi tersendiri, jika terpilih menjadi kepala daerah. Berbagai gagasan dicetus, demi kemajuan Tanjabbar kedepan.
Seperti yang dipikirkan salah satu kandidat, Muklis-Supardi. Pasangan ini intens memikirkan kondisi ekonomi masyarakat yang terpuruk akibat covid 19.
Maka salah satu langkah terobosan untuk memulihkan ekonomi masyarakat masa pandemi Covid-19 ini dengan membuat program Satu Miliar Satu Desa ( SAMISADE) yang berbentuk program untuk peningkatan ekonomi masyarakat.
" SAMISADE itu nanti bagian dari program pemulihan ekonomi masyarakat dimasa pandemi covid-19, " kata H.Muklis kepada awak media.
Adapun teknis pelaksanaannya nanti satu desa akan diberi porsi satu miliar. Setiap desa memetakan kebutuhannya dalam bentuk program.
" Tergantung masyarakat masing masing desa mau apa nanti dana yang satu miliar itu, ya silakan dipetakan untuk apa kebutuhannya, yang terpenting itu pemulihan ekonomi masyarakat," ungkapnya.
Waktu disinggung dana desa, mantan Direktur Sarpras Kemendes RI ini menyebutkan itu adalah bentuk sinkronisasi antara program pusat dengan daerah.
" Jadi dana desa bisa fokus untuk perbaikan insfrastruktur desa dan SAMISADE bisa untuk pemulihan ekonomi masyarakat. Dan ini sumber nanti dari APBD," tukasnya.(*/MS/nik)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata