Sekda Warning OPD, Selesaikan Temuan Aset Selambatnya 15 Desember 2018


Jumat, 07 Desember 2018 - 15:53:46 WIB - Dibaca: 1586 kali

Sekda Tanjab Barat H Ambok Tuo.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Sekretaris Daerah Tanjung Jabung Barat H Ambok Tuo meminta kepada OPD agar mengelola keuangan sesuai aturan. Jangan ada lagi kesalahan-kesalahan administratif.

"Karena hal itu akan mendatangakan persoalan yang jauh lebih rumit dan lebih berat bagi kita semua. Artinya dengan kesalahan sedikit saja dalam pengelolaan keuangan, dapat menimbulkan berbagai tafsiran termasuk mungkin tuduhan penyelewengan, kata Ambok Tuo kepada awak media, Kamis (7/12).

Penegasan Sekda ini tentunya beralasan. Berdasarkan LHP BPK untuk LKPD Tahun 2017 Pemkab Tanjung Jabung Barat memperoleh opini wajar dengan pengecualian (WDP). Perlu diketahui pengecualiaan itu dikarenakan masih terdapat aset tetap yang tidak diketahui keberadaanya sebesar lebih kurang Rp 59 Miliar.

"Seluruh kepala satuan kerja perangkat daerah selaku pengguna barang milik daerah, terutama perangkat daerah yang menyumbang temuan tersebut agar segera menyelsaikanya paling lambat tanggal 15 Desember 2018 bulan ini," tegasnya.

Kepala Bagian Umum DPRD Tanjab Barat, Mainiarni Indriana, dikonfirmasi perihal pendataan ulang aset di DPRD Tanjab Barat, menegaskan pendataan aset di Sekretariat Daerah (Setda)  DPRD Tanjab Barat hampir rampung.

Dikatakannya, salah satu aset besar yang sebelumnya menjadi kendala adalah keberadaan Mobil Dinas (Mobnas) yang pernah dipakai salah satu anggota DPRD Tanjab Barat, Adlisman (Alm) dan kemudian raib hangus dibakar warga saat melewati Desa Barembang Kecematan Sengeti Kabupaten Muaro Jambi  yang sedang rusuh saat itu pada Juni 2002 lalu. Setelah dilakukan penelusuran akhirnya dapat menemukan bukti dokumen insiden yang terjadi.

Saat itu terjadi kerusuhan di Brembang. Kerusuhan dipicu kejadian salah seorang Narapidana asal Desa tersebut meninggal di Lapas Kualatungkal. Sehingga keluarga dan massa mengamuk dan menghadang semua mobil berpelat Tanjab Barat yang melintas di Brembang.

"Termasuk mobil dinas kita yang lewat hari itu bersama satu mobil dinas Kemenag Kualatungkal yang juga dibakar massa pada waktu hampir bersamaan," terang Mainiarni.

Diakui Mainiarni, sebelumnya, hampir satu Miliar Rupiah aset milik Sekretariat Dewan Tanjabbar yang belum ditemukan.

"Namun setelah kita bongkar bongkar gudang ternyata ada beberapa barang elekronik bekas yang sudah rusak belum terdata. Untuk di DPRD bisa dikatakan sudah selesai, karena sudah 99 persen aset sudah kita temukan. Dan mobil yang terbakar itu sedang kami usulkan masuk penghapusan aset," tandasnya. (*/Hky)

Editor : IT Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement