KERINCI (halosumatera.com) - Calon Wakil Gubernur Jambi Nomor Urut Dua, Syafril Nursal, sowan dan silaturahmi ke kediaman ketua tim pemenangan CE-Ratu Kabupaten Kerinci, M. Rahman di Desa Angkasa Pura, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci, Sabtu (31/10/2020).
Kedatangan mantan Kapolda Sulawesi Tengah beserta rombongan ini disambut hangat dan baik oleh Rahman.
Berdasarkan pantauan, Syafril tampak didampingi sejumlah tokoh Kerinci. Seperti mantan Sekda Kerinci Dasra, mantan anggota DPRD Kerinci yang juga salah satu inisiator PAN Kerinci, Nasrul Qadir, Rafli Nur, Haryanto, Basyaruddin, Herman Ismail, Nizam Hasan dan Dahnil Miftah.
Mantan Wakil Bupati Kerinci, yang juga mantan Ketua DPD II Golkar Kabupaten Kerinci, M. Rahman ini, sudah menunggu kedatangan Syafril. Rahman memberikan sinyal kuat mengalihkan dukungan untuk mendukung dan memenangkan Fachrori-Syafril pada Pilkada Jambi 2020. Hal itu diperkuat dengan foto bersama dengan Syafril dengan mengacungkan tangan simbol dua jari dan lanjutkan bersama Syafril Nursal.
Tak hanya itu, usai pertemuan, Rahman langsung bergerak untuk ikut rombongan Syafril Nursal ke agenda sillaturahmi dan tatap muka dengan tokoh masyarakat Kecamatan Sitinjau Laut, di gedung serbaguna Hiang Karya, Kecamatan Sitinjau Laut, Kabupaten Kerinci.(*)
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata