KUALATUNGKAL - Tahun depan, Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Tanjabbar kembali mengusulkan 150 unit perumahan nelayan. Pasalnya, banyaknya peminat dari nelayan yang ingin menempati perumahan.
Mengenai lokasi, kata Kepala DKP Tanjabbar Husaini, sudah ada lahan yang berada di perumahan yang sudah dibangun. Dibutuhkan sekitar 2 hektare untuk membangun 150 perumahan nelayan.
"Untuk perumahan yang sudah ada, lengkap dengan fasilitas PDAM, listrik dan sebagainya," kata Husaini.
Ditambahkan dia, lokasi yang tepat untuk dibangun perumahan nelayan hanya di Parit V. Jika dibangun di tepi Sungai Pengabuan, tidak memenuhi ketentuan lantaran berada di Zona Hijau.
"Di lokasi sekarang ini sudah pas, nelayan bisa nambat perahu di anak sungai di dekat lokasi perumahan. Nelayan bisa menyesuaikan kondisi pasang surut agar pompong bisa masuk," ujarnya.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R