KUALATUNGKAL – Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan menilai, Kementerian Perhubungan RI tidak adil dalam memberikan izin trayek angkutan air. Tanjabbar hanya mendapatkan izin dua kali seminggu, sedangkan Kepri bisa sampai lima kali dalam seminggu.
Hal ini disampaikan Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan saat menyampaikan laporan khusus kepada Direktur LLASDP Kemenhub RI Eddy Gunawan, A.TD, M.Eng, SC, Rabu lalu.
“Mengapa untuk Kabupaten Tanjab Barat tidak bisa. Ini tidak adil. Apa bedanya daerah ni dengan daerah lain, sementara jalur yang dilalui sama. Kalau soal armada transportasi, Kapal Marina juga bagus, ” celetuk Usman.
Disamping itu, Usman menyatakan,bahwa di Kabupaten Tanjabbar banyak pengusaha angkutan yang layak mendapat perlakuan sama seperti pengusaha di Kepri.
"Ini jelas-jelas tidak adil. Tidak ada yang namanya monopoli di Negeri Merdeka ini, kalau pemerintah sudah diatur pengusaha, maka hancurlah Republik ini", kata Usman lagi.(*)
Penulis: RTG
Editor : Andri Damanik
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p
TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,