JAMBI - Ada yang menarik dari tema HUT ke 63 Provinsi Jambi. Tema singkat, Rumah bagi Keberagaman, ini mendapat perhatian, terutama dari Wakil Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Dr Jerry Sambuaga yang hadir pada perayaan hari jadi Provinsi Jambi 6 Januari 2020 lalu.
Jerry Sambuaga menyatakan, tema tersebut sangat relevan dengan semangat pembangunan Indonesia, yang masyarakatnya sangat majemuk.
Tentunya, masyarakat Provinsi Jambi yang sangat beragam, terdiri dari suku, agama, ras, dan latar belakang yang berbeda-beda, menjadi hal yang sangat positif, menjalin kerjasama, demi kemajuan Provinsi Jambi.
Sementara itu, Rumah bagi Keberagaman yang diangkat dalam HUT Provinsi Jambi kali ini merupakan harapan besar dari Gubernur Jambi Fachrori Umar.
Gubernur meyakini, Provinsi Jambi menjadi tempat, rumah yang nyaman bagi seluruh masyarakat dengan etnis yang beraneka ragam.
Fachrori Umar mengemukakan, rumah bagi keberagaman mengandung arti bahwa masyarakat Provinsi Jambi dapat hidup berdampingan dengan rukun dan harmonis di tengah perbedaan yang ada. Dan, kondisi yang rukun itu merupakan faktor yang sangat mendukung dalam pelaksanaan pembangunan.
"Rumah merupakan tujuan setiap orang untuk pulang, dan berharap supaya Provinsi Jambi menjadi rumah bagi keragaman yang ada di Indonesia," kata Fachrori.(*)
Editor: Tim Redaksi
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata