KUALATUNGKAL - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Pengabuan Kabupaten Tanjab Barat masih bergantung dengan dana Pemkab.
Setiap tahun, BUMD ini masih mendapat kucuran dana dari Pemkab Tanjabbar.
Hal ini diakui lansung oleh Dirut PDAM Tirta Pengabuan, Ustayadi Barlian saat dibincangi wartawan, Kamis di DPRD Tanjabbar.
Katanya, PDAM belum bisa menutupi biaya produksi dan perawatan, sehingga masih membutuhkan suplai dana dari pemkab.
"Harga per kubik air yang dijual ke pelanggan hanya di bandrol Rp 1.500. Harga ini tidak sebanding dengan biaya produksi kita," terangnya.
Pada tahun lalu, PDAM Tirta Pengabuan mendapat suntikan dana sebesar Rp 3,3 miiar dari Pemkab Tanjabbar. Sementara tahun ini, pihaknya belum mengajukan permintaan lagi ke pemkab.
"Butuh biaya besar untuk memproses air baku sebelum disalurkan ke pelanggan,"katanya
Untuk memperkecil angka kerugian, Ustayadi berencana akan menaikan tarif air.
"Akan kita naik tarifnya. Tapi sebelum itu, kita usahakan dulu untuk meningkatkan kualitas airnya," tandasnya. (*)
Penulis : Son
Editor : Andri Damanik
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p
TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,