KUALATUNGKAL – Jasa trasportasi air di Kabupaten Tanjabbar dimonopoli pengusaha luar, seperti dari Batam, Kepri. Hal itu dikatakan Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan saat menyampaikan laporan khusus kepada Dirjen LLSDP, Edy Gunawan, Rabu lalu.
"Silahkan saja mereka beroperasi di daerahnya sendiri. Jangan memonopoli daerah orang, ini serakah namanya,” tandasnya.
Menurut Bupati, jika hal ini dibiarkan, pengusaha lokal akan dirugikan lantaran dimonopoli pengusaha luar.
Untuk itu, Bupati berharap agar Direktur LASDP Kemenhub RI segera menyampaikan hal ini kepada Menteri Perhubungan, agar Tanjabbar mendapat perlakuan sama dengan Provinsi Kepri.
"Tolong Pak Direktur, ini saya titip betul pak, tolong sampaikan ke Pak Menteri, agar masyarakat di daerah ini bisa sejahtera,” kata mantan anggota DPR RI ini.(*)
Penulis : RTG
Editor : Andri Damanik
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata