KUALATUNGKAL – Jasa trasportasi air di Kabupaten Tanjabbar dimonopoli pengusaha luar, seperti dari Batam, Kepri. Hal itu dikatakan Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan saat menyampaikan laporan khusus kepada Dirjen LLSDP, Edy Gunawan, Rabu lalu.
"Silahkan saja mereka beroperasi di daerahnya sendiri. Jangan memonopoli daerah orang, ini serakah namanya,” tandasnya.
Menurut Bupati, jika hal ini dibiarkan, pengusaha lokal akan dirugikan lantaran dimonopoli pengusaha luar.
Untuk itu, Bupati berharap agar Direktur LASDP Kemenhub RI segera menyampaikan hal ini kepada Menteri Perhubungan, agar Tanjabbar mendapat perlakuan sama dengan Provinsi Kepri.
"Tolong Pak Direktur, ini saya titip betul pak, tolong sampaikan ke Pak Menteri, agar masyarakat di daerah ini bisa sejahtera,” kata mantan anggota DPR RI ini.(*)
Penulis : RTG
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meresmikan Lubuk Larangan di Desa Lubuk Bernai, Kecamatan Batang Asam, sebagai upaya m
TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar