KUALATUNGKAL – Jasa trasportasi air di Kabupaten Tanjabbar dimonopoli pengusaha luar, seperti dari Batam, Kepri. Hal itu dikatakan Bupati Tanjabbar, Usman Ermulan saat menyampaikan laporan khusus kepada Dirjen LLSDP, Edy Gunawan, Rabu lalu.
"Silahkan saja mereka beroperasi di daerahnya sendiri. Jangan memonopoli daerah orang, ini serakah namanya,” tandasnya.
Menurut Bupati, jika hal ini dibiarkan, pengusaha lokal akan dirugikan lantaran dimonopoli pengusaha luar.
Untuk itu, Bupati berharap agar Direktur LASDP Kemenhub RI segera menyampaikan hal ini kepada Menteri Perhubungan, agar Tanjabbar mendapat perlakuan sama dengan Provinsi Kepri.
"Tolong Pak Direktur, ini saya titip betul pak, tolong sampaikan ke Pak Menteri, agar masyarakat di daerah ini bisa sejahtera,” kata mantan anggota DPR RI ini.(*)
Penulis : RTG
Editor : Andri Damanik
BATANG ANGKOLA – Ketua Parsadaan Rim Nitahi Haruaya Mardomu Bulung (HMB), Ahmad Kaslan Dalimunthe, Gelar Mangaraja Siombaon Parlindungan mendesak Aparat Pene
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat memperingati Hari Buruh Internasional (May Day) Tahun 2026 dengan penuh semangat kebersamaan antara p
TANJABBAR – Komitmen menghadirkan hunian layak bagi masyarakat terus diwujudkan. Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., turun langsung menin
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau langsung lokasi kebakaran di Kelurahan Teluk Nilau, Kecamatan Pengabuan, Juma
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar malam perpisahan untuk Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tanjab Barat, Anton Rahmanto, S.H.,