Vidio Acara Perpisahan Dianggap Dugem Diviralkan, Een: Dampaknya terhadap Karakter dan Mental Remaja


Jumat, 16 April 2021 - 06:16:21 WIB - Dibaca: 1702 kali

Henri Saputra, Musisi sekaligus Tokoh Pemuda Kabupaten Tanjabbar, Kota Kualatungkal.(*/kaka) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR (HS) - Vidio viral terkait acara perpisahan Siswa SMA N 1 Tanjab Barat yang dianggap acara dugem beberapa waktu lalu sempat berpolemik. Hal inipun mendapat sindiran keras dari salah satu tokoh pemuda Kabupaten Tanjab Barat, Henri Saputra yang mengutuk keras diviralkannya vidio tersebut.

Henri Saputra atau yang akrab disapa Een sempat menyindir di akun facebooknya, bahwa masyarakat Tungkal cenderung senang memviralkan hal negatif mengenai Tungkal dari pada hal-hal positif.

"Jadi heran, kenapa banyak yang begitu bersemangat memviralkan. Tanpa disadari juga ikut menjelekkan kampung halamannya sendiri," tulis Een di laman facebooknya, 11 April 2021.

Saat dihubungi via WhatsApp, Henri  yang juga alumni SMA N 1 menyayangkan kejadian vidio viral tersebut, dan mesti ada beberapa hal yang harus diluruskan.

"Saya selaku alumni menyayangkan kejadian vidio viral tersebut, tetapi ada beberapa hal yang harus diluruskan. Pertama menurut saya tidak mungkin anak remaja melakukan pesta yang katanya "Dugem" yang identik dengan hal negatif seperti narkoba dan pesta miras di lingkup kantor pemerintahan pula. Jelas itu sangat bertentangan dengan azas  budaya ketimuran kita dan melanggar hukum," kata Henri.

Selanjutnya Henri menjelaskan, anak-anak SMA yang menggunakan aula kantor bupati sebagai tempat acara pasti telah mengantongi izin. Dan juga, minimnya informasi yang beredar di masyarakat mengenai kegiatan tersebut, membuat masyarakat berasumsi negatif.

"Terkait tempat acara perpisahan kelulusan  bahwa mereka memakai aula gedung pertemuan kantor bupati yang notabene bisa disewa dan dipakai sesuai peraturan perda (Peraturan Daerah) yang berlaku. Dalam hal ini saya yakin banyak masyarakat yang tidak mengetahuinya. Karena minimnya informasi terkait fakta di lapangan baik dari segi manajemen acara, rundown acara, dokumentasi, perizinan dan lain sebagainya sehingga terciptalah narasi dan opini liar di luar sana sehingga berita tersebut akhirnya diviralkan," lanjut Henri.

Kata Henri, akibat dari hal tersebut, anak-anak SMA N 1 yang terlibat dalam acara, menjadi sasaran bullying masyarakat luas, media sosial khususnya.

"Akibatnya, mereka dibully habis-habisan oleh ribuan netizen dan itu jelas menjatuhkan mental dan psikologi anak yang secara tidak langsung membunuh karakter anak remaja. Memang mereka salah, tapi tepatnya mereka butuh nasehat dan petunjuk bukan caci maki dan disudutkan," jelas Henri.

Henri berharap kepada masyarakat untuk lebih bijak menanggapi masalah-masalah yang terjadi di tengah masyarakat Tanjab Barat khususnya Kualatungkal. Ia juga berpesan kepada adik-adik SMA untuk tetap bersemangat, dan terus berkreasi.

"kita semua harus lebih bijak dalam menyaring informasi sebelum disebarkan. Mereka remaja adalah generasi penerus yang menjadi tanggung jawab kita bersama. Semoga esok akan ada banyak tempat dan ruang untuk mereka para remaja berimajinasi dan berkreasi. Untuk adik-adik siswa-siswi tetaplah bersemangat karena masa depan kalian masih panjang.  Hormati yang tue, sayangi yang mude, Mude yang berbudaye, Budayekan yang mude" Tandasnya. (Kaka)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement