Wahyu Minta Perhatian Dinas Perkim Gelontorkan Dana untuk Perbaikan Jalan


Senin, 02 November 2020 - WIB - Dibaca: 1055 kali

Sekretaris Kelurahan (Seklur) Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Wahyu Setiawan, A.Md.(*/Eko) / HALOSUMATERA.COM

TANJABTIM - Sekretaris Kelurahan (Seklur) Teluk Dawan, Kecamatan Muara Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, Wahyu Setiawan, A.Md menanggapi keluhan dan keresahan masyarakat yang mengeluhkan kondisi jalan rusak di RT 04, Kelurahan Teluk Dawan.

Wahyu merespons positif kelurahan masyarakat tersebut. Ia juga membenarkan jika jalan berkonstruksi beton dengan lebar 1,5 meter itu sudah tampak memprihatinkan. 

Wahyu menyebut, jalan lingkungan yang dibangun pada tahun 2017 ini merupakan wewenang dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) Tanjabtim.

"Kita merespon positif keluhan masyarakat. Saya membenarkan jika jalan di Rt 04 itu mengalami kerusakan,"ujar Wahyu kepada halosumatera.com, Senin (02/11/20).

Mewakili masyarakat Kelurahan Teluk Dawan, Wahyu meminta perhatian dari pihak Dinas Perkim Tanjabtim agar menggelontorkan anggaran untuk perbaikan jalan beton tersebut. 

Selain meminta perbaikan, lanjut Wahyu, masyarakat Teluk Dawan juga menginginkan agar jalan yang rusak ini bisa diperlebar sehingga dapat dilintasi kendaraan roda empat.

"Masyarakat meminta jalan itu diperbaiki dan diperlebar, agar mobil bisa lewat. Jika terjadi musibah yang tak diinginkan seperti kebakaran, mobil damkar pun bisa masuk. Ini harapan masyarakat,"jelasnya.

Sementara itu, terkait penyebab kerusakan jalan, Wahyu menyebut disebabkan oleh faktor alam.

"Kerusakan jalan disebabkan faktor alam. Jalan kerap terendam air jika kondisi air Sungai Teluk Dawan meluap atau tengah pasang. Jalan tersebut berada persis di bantaran sungai,"tandas Wahyu.

Diberitakan sebelumnya, jalan lingkungan yang dibangun menggunakan kontruksi beton itu kondisinya saat ini mengalami kerusakan parah di beberapa titik.

Konstruksi jalan sebagian besar banyak yang mengelupas, besi penahan sebagai tulang cor beton juga sudah tampak keluar dari permukaan, ini diduga lantaran campuran semen dan pasir yang tak seimbang.

Menurut keterangan warga, selain sulit untuk dilintasi, kondisi jalan dengan besi cor sudah terlihat menjorok keluar ini membuat banyak ban sepeda motor warga bocor dan bahkan rusak.

"Harus dibaiki. Tapi kalau dibaiki yang bagus bagus lah, ini kayakmana baru setahun ancur, setahun ancur. Besi besinya sudah keluar galo ni, ban motor sering bocor disini,"ungkap Hendri, warga Kelurahan Teluk Dawan, Minggu (01/11/20).

Terangkatnya besi cor pada jalan yang rusak ini sudah berlangsung sejak lama, dan hingga kini belum juga tersentuh perbaikan dari pemerintah.

"Harapannya di perbaiki, lebih cepat lebih bagus. Ini dibangun tahun 2017, besinya sekarang sudah muncul galo. Ban bocor bukan banyak lagi, sudah sering,"tutur Syafi'i warga Kelurahan Teluk Dawan lainnya.(*/Eko)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal

Pelaku Tabrak Lari Nekat Terobos Penjagaan Polda Jambi, Akhirnya Diamankan Positif Narkoba

JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero

Berita Daerah

Maling Beraksi Lewat Pedestrian Anak Sungai Kualatungkal, As Pompong Milik Nelayan Nyaris Hilang

KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R

Berita Daerah

Temuan Rp 781 Juta, Rekanan Proyek Pintu Air Baru Kembalikan Rp 300 Juta

KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata

Berita Daerah


Advertisement