HALOSUMATRA.COM – Warga di Kelurahan Bandar Jaya Kecamatan Rantau Rasau, Kabupaten Tanjabtim mendapati makanan instan kedaluarsa yang masih dijual dipasaran, Rabu 30 Desember 2020.
Sebagaimana dikatakan Budi, warga di Kelurahan Bandar Jaya kepada halosumatera.com, Kamis 31 Desember 2020, dirinya membeli mie instan dari salah satu toko di Kecamatan Rantau Rasau, dimana pada kemasan mie tertera tanggal expired 3 Desember 2020.
Atas kejadian ini, Budi mengingatkan kepada masyarakat di Rantau Rasau untuk lebih teliti memeriksa tanggal kedaluarsa makanan yang dijual di pasaran sebelum disantap.
Lantaran tidak teliti, Budipun sempat mengkonsumsi mie instan yang dibelinya tersebut. Budi mengaku cita rasa mie tersebut berbeda dari biasanya. Apalagi bumbu mie instan itu sudah terlihat lengket.
Setelah menyantap mie tersebut, Budi mengaku ada kelainan pada dirinya. Kepalanya terasa pusing dan sempat muntah-muntah.
“ Penasaran, sayapun mengecek kemasan atau bungkus ternyata mie yang dimakan sudah expired atau habis masa edarnya sejak tgl 03/12/20 yang tertulis di bawah kemasan bungkus mie," ucap Budi.
Jangan sampai terulang lagi, Budi menginginkan warga di Rantau Rasau untuk lebih berhati-hati membeli makanan di toko maupun mini market, jangan sampai membeli makanan dan minuman yang kedaluarsa.(*)
Pewarta: Hadi Susilo
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna
JAMBI - Mitsubishi Pajero Sport hitam doff dengan nomor polisi B 1989 PRS diduga plat bodong menerobos penjagaan Polda Jambi, Minggu dini hari (18/1/26). Pajero
KUALATUNGKAL - Warga di Jalan Nelayan RT 16 Kelurahan Tungkal IV Kota, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Tanjabbar, Jambi resah aksi pencuri onderdil pompong, R
KUALATUNGKAL - Dugaan kejanggalan terhadap Proyek Pintu Air Parit 10 Desa Tungkal I Kabupaten Tanjabbar senilai Rp 4 miliar akhirnya terjawab. Hasil Audit Tata