Hearing PT WKS DAN DPRD TANJABBAR

Dari Soal Konsesi sampai Kontribusi ke Masyarakat Tanjabbar


Kamis, 23 Juni 2016 - 12:53:14 WIB - Dibaca: 1700 kali

Hearing DPRD Kabupaten Tanjabbar dengan PT WKS.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Dalam menjalankan fungsi pengawasan DPRD Kabupaten Tanjabbar bersama instansi terkait, melakukan diskusi dengan jajaran PT WKS, Kamis siang.

Masukan yang disampaikan DPRD cukup beragam, mulai dari soal luas wilayah konsesi PT WKS, kontribusi yang diberikan kepada daerah, rendahnya serapan tenaga kerja lokal oleh PT WKS.

Ketua DPRD Kabupaten Tanjabbar Faisal Riza mengatakan, sejauh ini ada perbedaan antara laporan masyarakat dengan data-data yang disampaikan PT WKS, terutama soal luas areal wilayah garapan PT WKS.

“Kita mendapat laporan dari masyarakat, bahwa konsesi PT WKS terus meluas, makanya kita perlu informasi kesesuaian data di lapangan. Karena sejauh ini, kita melihat ada ketertutupan dari perusahaan,” kata Faisal Riza.

Saat ini, berdasarkan Rencana Tata Ruang Wilayah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 12 tahun 2015, luas areal konsesi PT WKS di Kabupaten Tanjabbar meningkat dari 133.000 hektare menjadi 140.000 ribu hektare.

Menurut Ketua DPRD, diperlukan data-data dari luasan tersebut, mana tanaman pokok, tanaman kehidupan yang sudah terealisasi di masyarakat dan lahan lainnya.

“Kita butuh data tersebut, sehingga informasi yang disampaikan betul-betul sesuai di lapangan. Dalam Permenhut, 70 persen merupakan tanaman pokok, sisanya tanaman kehidupan,” katanya.

Faisal Riza mencontohkan, ada lahan transmigrasi yang diberikan Pemerintah Daerah kepada masyarakat, tapi masuk dalam areal konsesi PT WKS. Dalam hal ini, DPRD akan menelusuri lebih dalam dan meminta penjelasan dari PT WKS.

Sementara itu, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar Heri Juanda, dalam pertemuan tersebut, meminta PT WKS membangun jalan rigit beton dari Simpang Kualadasal ke Tebing Tinggi.

Kata dia, selama ini masyarakat setempat sangat terganggu dengan kondisi jalan yang berdebu. “Silahkan PT WKS berembuk dengan perusahaan lainnya yang ada di Tebing Tinggi, untuk segera membangun Jalan Beton. Kita lihat selama ini, masyarakat cuma dapat debunya saja,” katanya.

Politisi dari Partai Hanura ini juga meminta PT WKS dalam beroperasi tidak selalu melakukan tindakan represif terhadap masyarakat di sekitar areal konsesi. “Buatlah kami nyaman untuk menerima PT WKS di Tanjabbar,” kata dia.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement