SENYERANG - Pembangunan listrik di desa terus digalakkan, diantaranya Pembangkit Listrik Bertenaga Surya (PLTS) yang digelontorkan Kementerian ESDM.
Hanya saja, pembangunan jaringan PLTS di Desa Teluk Kempas, Kecamatan Senyerang tahun ini mendapat protes dari warga setempat.
Disamping pembangunan coran tiang, warga juga menilai pembangunan jaringan tidak merata.
Bakhtiar salah seorang warga RT 7 Desa Teluk Kempas ditemui infotanjab.com Rabu siang (21/12) mengatakan, pembangunan jaringan PLTS tidak kokoh.
"Kalau kondisi bangunan kayak gini siapapun bisa buat. Coran tiang jaringan ini hanya menempel diatas tanah tanpa digali terlebih dahulu.
Siapa kira-kira nanti yang bertanggung jawab kalau seandainya tiang ini tumbang dan menimpa orang," ucap Bachtiar.
Selain masyarakat yang mengawasi proyek bangunan jaringan dan central PLTS ini, proyek ini juga tak luput dari pantauan dan pengawasan perangkat desa.
Menurut Bakhtiar, PLTS yang dibangun di Teluk Kempas hanya mampu menyuplai listrik untuk 150 KK. Sementara jumlah penduduk di desa ini melebihi kapasitas yang ada.
"Saya menilai kurang ideal dan terkesan tebang pilih. Kita sangat mengharapkan adanya pemerataan," tandasnya.
Sementara itu, Kepala Desa Teluk Kempas belum berhasil dikonfirmasi infotanjab.com saat ditemui dikediamannya. Dihubungi via telepon tidak ada tanggapan.(*)
Penulis : Haidir
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar
JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada
JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun