Air Ledeng di Tungkal Bau, Feri : Saat Itu Air Ledeng Tidak Mengalir, Warga Sedot Air dari Mana?


Rabu, 19 Juni 2024 - 14:29:58 WIB - Dibaca: 545 kali

Petugas Perumda Air Minum Tirta Pengabuan saat mengecek kondisi air ledeng di sekitar jalur Parit Gompong, Lorong Namira, Rabu pagi 19 Juni 2024. / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Dirut Perumda Tirta Pengabuan Feri Elvianto menyangkal keras soal air berbau sebagaimana yang disampaikan warga (pelanggan) di Lorong Namira, Jalan Parit Gompong Kualatungkal.

Kepada halosumatera.com, Rabu sore (19/6/24) Feri mengklarifikasi soal tudingan itu. Menurut dia, pada tanggal 15 Juni 2024, posisi air ledeng sudah tidak hidup, lantaran ada kebocoran pipa induk di Kalan C Kecamatan Senyerang akibat alat berat PT WKS.

Perbaikan pipa induk dilakukan petugas Perumda Air Minum Tirta Pengabuan bersama pihak PT WKS, dan rampung pada 16 Juni 2024.

Feri menjelaskan, ada juga kebocoran pipa di Kecamatan Pengabuan, persisnya di Jembatan Sungai Tapuk Teluk Nilau, lantaran ada sambungan lama yang memang perlu diperbaiki. Perbaikan juga kelar pada Rabu dini hari 19 Juni 2024.

“Jadi waktu ada pesan WA masuk ke saya dan ada yang konfirmasi soal air bau itu, posisi air ledeng ke pelanggan lagi stop (mati), karena ada kebocoran pipa. Makanya kami juga berfikir, air yang disedot itu air yang mana. Apa mungkin saja air sisa di pipa, atau ada kebocoran jalur di sekitar pelanggan. Tapi di pelanggan lain, tidak ada complain soal air bau,” jelas Feri.

Feri menjelaskan, sebenarnya perbaikan yang di Senyerang sudah rampung pada 18 Juni 2024. Dan tadi pagi (19 Juni 2024), air sudah mengalir normal ke lokasi, terutama ke pelanggan yang di Namira Jalan Parit Gompong.

“Tadi pagi kita kirim petugas dan cek ke sana, air sudah normal dan bagus. Selama ini juga tidak ada complain dari pelanggan, sebanyak 5.000 pelanggan di Tungkal dak ada yang complain air bau,” ucapnya.

Menurut Feri, hal ini bisa saja terjadi kesalahan teknis, karena pelanggan menyedot air di saat Perumda Tirta Pengabuan sedang melakukan perbaikan pipa.

Disinggung soal permintaan warga untuk mengecek air di rumah pelanggan di Lorong Namira, Feri membantah tidak bersedia. Saat itu, kata dia, dirinya sedang berada di luar Kota Kualatungkal, namun dia telah mengirimkan tiga petugas ke rumah pelanggan.

“Pas posisi saya tidak di tungkal, jadi diutuslah petugas kita tiga orang. Diambil lah sampel air, tidak ada bau,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Air PDAM Tirta Pengabuan diketahui tidak mengalir ke rumah pelanggan sejak Sabtu 15 Juni 2024 siang. Sebelum air ledeng mati, sempat  bau seperti air selokan. Air ledeng mati total pada Minggu 16 Juni sampai Selasa 18 Juni 2024. Pada Selasa 18 Juni 2024, air sempat hidup sekitar 30 menit, tetapi masih terasa bau seperti pada hari sebelumnya, Sabtu 15 Juni 2024.

Salah satu warga Kualatungkal yang beralamat di Lorong Namira, Jalan Parit Gompong, mencoba mengkonfirmasi terkait air mati dan berbau tersebut. Dirut PDAM Tirta Pengabuan Tanjabbar Feri Elvianto mengaku jika air mati tersebut karena kerusakan pipa di kanal bocor di daerah Kecamatan Senyerang.

Di hari Selasa (18/6/2024), air mengalir sekitar pukul 10.37 WIB. Saat mengalir, air tersebut masih tercium bau. Saat itupula warga  mencoba memberitahukan Dirut PDAM Tirta Pengabuan jika air tersebut bau dan bukan hanya tuduhan. Warga tersebut meminta Dirut Perumda Air Minum Tanjabbar untuk datang dan mengecek langsung air tersebut. (*/ardi/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Kontes Gilo Batu Meriahkan HUT RI ke-80 di Jambi

JAMBI - Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia, Keluarga Besar Komunitas Batu Cincin Jambi (KBC-J) akan menggelar kont

Berita Daerah

Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagikan Bendera ke Pedagang dan Anggota Tani Merdeka Jambi

JAMBI – Menyambut HUT RI ke 80, Polda Jambi melalui Ditintelkam Polda Jambi membagi-bagikan bendera merah putih kepada pedagang di Pasar Pakubuwono dan Pasar

Berita Daerah

Tabligh Akbar Meriahkan HUT RI dan Hari Jadi ke-60 Tanjabbar, Hadirkan Ustaz Nasional Fikri Zainuddi

TANJABBAR – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Pemerintah Kabupaten Tanju

Advertorial

Bupati Tanjab Barat Buka Lomba Balap Pompong, Lestarikan Tradisi Bahari dan Dongkrak Wisata Daerah

TANJABBAR – Masih dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun ke-80 Republik Indonesia dan Hari Jadi ke-60 Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Bupati Drs. H. Anwar

Advertorial

Kolaborasi untuk Lingkungan Bersih, Bupati Tanjab Barat Ikut Gotong Royong Serentak

TANJABBAR - Usai memimpin apel pelepasan, Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag, langsung bergabung dalam kegiatan gotong royong serentak yang

Advertorial


Advertisement