KUALATUNGKAL - APBD Perubahan 2018 masih dievaluasi di Pemprov Jambi. Tim Anggaran Pemerintah Daerah Kabupaten Tanjabbar masih menunggu hasil evaluasi, dan baru akan dilaksanakan rapat pembahasan, menyempurnakan hasil evaluasi.
Belum diketahui, apakah banyak program fisik yang dianggap rawan dicoret oleh Gubernur Jambi.
Hal ini dibenarkan Ketua DPRD Tanjabbar Faisal Riza kepada infotanjab.com, Minggu.
"Iya, APBD-P sedang dievaluasi di provinsi. Hasil evaluasi belum keluar, kalau masalah ada yang dicoret itu kewenangan provinsi dalam melakukan evaluasi," kata Ketua DPRD Tanjabbar.
Terpisah, Sekretaris DPRD Tanjabbar, Agus Sanusi via telponnya menuturkan, pihaknya belum menentukan jadwal untuk pembahasan penyempurnaan APBD-P dengan TAPD.
Pasalnya, APBD Perubahan masih dievaluasi. "Info yang kita dapat, besok baru di evaluasi. Kebetulan Pak Gubernur memang gak ada di Jambi. Baru akan dilakukan klarifikasi dengan TAPD," kata Sekwan.
Usai evaluasi, DPRD akan menggelar paripurna. "Paripurna sekedar penyampaian laporan saja," ujarnya.
Untuk rapat TAPD, dijadwalkan selambat-lambatnya tujuh hari setelah evaluasi APBD keluar dari provinsi.(*)
Editor : Andri Damanik
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna