Awalnya Dicanangkan Rumah Sakit Jantung, Kini Mau Dialihfungsi jadi Pusat Pecandu Narkoba


Sabtu, 14 Januari 2017 - 00:40:35 WIB - Dibaca: 2056 kali

Rumah Sakit Terjun Jaya Kecamatan Betara Terlihat Kosong. Tampak Semak Belukar di Sekitar Bangunan Megah Ini.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Bangunan megah aset pemerintah Daerah Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) yang berlokasi di Desa Terjun Jaya Kecamatan Betara kini tanpak seperti bangunan tua yang tidak terawat.

Padahal bangunan yang direncanakan sebagai rumah sakit penyakit jantung, menghabiskan dana Rp 25 miliar APBD Tanjabbar, belum sempat difungsikan secara maksimal.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arief Kualatungkal, Dr Elfis Syahril membenarkan bahwa RS tersebut tidak difungsikan sejak awal Januari lalu.

Dia menjelaskan bahwa RS di Terjun Jaya akan dialihfungsikan sebagai pusat rehabilitasi pecandu narkoba atau kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNNK), namun dirinya belum bisa memastikan kapan akan dioperasionalkan.

“Pemerintah Daerah sudah sosialisasi dengan BNN, selain itu dalam satu instansi tidak boleh dua IGD,  RS itu kan juga memakai nama RSUD Daud Arif,” jelasnya, di Kualatungkal, Jumat (13/1).

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjab Barat, Faizal Riza  juga mendukung rencana Pemkab untuk mengalihfungsikan Rumah Sakit Terjun Jaya yang berlokasi di Desa Terjun Jaya Kecamatan Betara menjadi pusat rehabilitasi pecandu narkoba.

“RS Terjun Jaya yang akan dialih fungsikan sebagai pusat rehabilitasi pecandu Narkoba merupakan hal yang baik. Tetapi RS Terjun Jaya merupakan aset Pemkab, jadi harus ditindaklanjuti dengan benar. Sebenarnya Pemerintah Daerah bisa mengelola itu, tidak perlu dibawah BNN asal kita memiliki tenaga ahli," ungkap Politisi Gerindra ini.

Sebelumnya sempat diwartakan, bahwa Rumah Sakit yang baru dibangun di Desa Terjun Jaya itu setelah difungsikan hanya rumah sakit umum, bukanlah rumah sakit khusus jantung.

Kepala Bapeda Tanjabbar, Firdaus Khatab beberapa waktu lalu mengatakan, perencanaan awalnya, rumah sakit itu adalah RS umum namun jika memungkinkan, diutamakan spesialis jantung.

Rumah sakit jantung tersebut adalah rencana akhir, setelah fasilitas rumah sakit telah lengkap serta sejumlah bangunan ruang inap telah tertata. Jika saat ini difokuskan ke rumah sakit jantung, tidak ada dasar yang kuat.

“Dasarnya untuk dijadikan rumah sakit jantung tidak ada, sementara fasilitas belum memadai,” kata dia beberapa waktu lalu, pasca berdirinya bangunan megah itu.

Firdaus menyarankan, Dinkes dan RSD KH Daud Arif sebaiknya mulai memikirkan pengoperasian rumah sakit tersebut. Jangan sampai bangunan senilai Rp 25 miliar itu terbengkalai.

Soal adanya kerja sama dengan sejumlah perusahaan, Firdaus tak menyangkalnya. Memang ada pembicaraan antara pemkab dan PT Petrochina untuk peningkatan fasilitas rumah sakit di Terjun Jaya beberapa tahun lalu. Disamping itu, pengembangan RS tersebut tetap mengharapkan bantuan dari pusat.(*/Ken)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k

Advertorial

Wabup Katamso Dampingi Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan

Advertorial

Bupati Tanjabbar Pantau Langsung TKA 2026 Tingkat SMP, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah

Advertorial


Advertisement