Awalnya Dicanangkan Rumah Sakit Jantung, Kini Mau Dialihfungsi jadi Pusat Pecandu Narkoba


Sabtu, 14 Januari 2017 - 00:40:35 WIB - Dibaca: 2003 kali

Rumah Sakit Terjun Jaya Kecamatan Betara Terlihat Kosong. Tampak Semak Belukar di Sekitar Bangunan Megah Ini.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Bangunan megah aset pemerintah Daerah Kabupaten Tanjungjabung Barat (Tanjabbar) yang berlokasi di Desa Terjun Jaya Kecamatan Betara kini tanpak seperti bangunan tua yang tidak terawat.

Padahal bangunan yang direncanakan sebagai rumah sakit penyakit jantung, menghabiskan dana Rp 25 miliar APBD Tanjabbar, belum sempat difungsikan secara maksimal.

Direktur Utama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) KH Daud Arief Kualatungkal, Dr Elfis Syahril membenarkan bahwa RS tersebut tidak difungsikan sejak awal Januari lalu.

Dia menjelaskan bahwa RS di Terjun Jaya akan dialihfungsikan sebagai pusat rehabilitasi pecandu narkoba atau kantor Badan Narkotika Kabupaten (BNNK), namun dirinya belum bisa memastikan kapan akan dioperasionalkan.

“Pemerintah Daerah sudah sosialisasi dengan BNN, selain itu dalam satu instansi tidak boleh dua IGD,  RS itu kan juga memakai nama RSUD Daud Arif,” jelasnya, di Kualatungkal, Jumat (13/1).

Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Tanjab Barat, Faizal Riza  juga mendukung rencana Pemkab untuk mengalihfungsikan Rumah Sakit Terjun Jaya yang berlokasi di Desa Terjun Jaya Kecamatan Betara menjadi pusat rehabilitasi pecandu narkoba.

“RS Terjun Jaya yang akan dialih fungsikan sebagai pusat rehabilitasi pecandu Narkoba merupakan hal yang baik. Tetapi RS Terjun Jaya merupakan aset Pemkab, jadi harus ditindaklanjuti dengan benar. Sebenarnya Pemerintah Daerah bisa mengelola itu, tidak perlu dibawah BNN asal kita memiliki tenaga ahli," ungkap Politisi Gerindra ini.

Sebelumnya sempat diwartakan, bahwa Rumah Sakit yang baru dibangun di Desa Terjun Jaya itu setelah difungsikan hanya rumah sakit umum, bukanlah rumah sakit khusus jantung.

Kepala Bapeda Tanjabbar, Firdaus Khatab beberapa waktu lalu mengatakan, perencanaan awalnya, rumah sakit itu adalah RS umum namun jika memungkinkan, diutamakan spesialis jantung.

Rumah sakit jantung tersebut adalah rencana akhir, setelah fasilitas rumah sakit telah lengkap serta sejumlah bangunan ruang inap telah tertata. Jika saat ini difokuskan ke rumah sakit jantung, tidak ada dasar yang kuat.

“Dasarnya untuk dijadikan rumah sakit jantung tidak ada, sementara fasilitas belum memadai,” kata dia beberapa waktu lalu, pasca berdirinya bangunan megah itu.

Firdaus menyarankan, Dinkes dan RSD KH Daud Arif sebaiknya mulai memikirkan pengoperasian rumah sakit tersebut. Jangan sampai bangunan senilai Rp 25 miliar itu terbengkalai.

Soal adanya kerja sama dengan sejumlah perusahaan, Firdaus tak menyangkalnya. Memang ada pembicaraan antara pemkab dan PT Petrochina untuk peningkatan fasilitas rumah sakit di Terjun Jaya beberapa tahun lalu. Disamping itu, pengembangan RS tersebut tetap mengharapkan bantuan dari pusat.(*/Ken)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement