Baru Desa Lumahan yang Teraliri Listrik, 18 Desa Lainnya Tunggu Penambahan Daya


Minggu, 01 November 2020 - WIB - Dibaca: 1225 kali

Progress Pembangunan Jaringan Listrik di Wilayah Seberang Sungai Pengabuan (tiga kecamatan) Kabupaten Tanjabbar.(*/nik) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR (halosumatera.com) – Setidaknya ada 19 desa di wilayah Seberang Sungai Pengabuan (tiga kecamatan) yang dibangun jaringan listrik. 14 desa sudah selesai, lima desa lainnya dalam progres.

Untuk 14 desa yang sudah terbentang jaringan TM dan TR, berada di tiga kecamatan, yakni Kecamatan Senyerang, Seberang Kota dan Pengabuan.

Di Kecamatan Senyerang, jaringan yang sudah terbangun diantaranya Desa Lumahan, Margo Rukun, Kempas Jaya, dan Sungai Kayu Aro.

Sedangkan Pengabuan yang juga sudah dilalui jaringan ada 7 desa, diantaranya Mekar Jati, Parit Sidang, Pasar Senin, Sungai Jering, Sungai Pampang, Sungai Raya dan Sungai Serindit.

Tiga desa lainnya di Kecamatan Seberang Kota yang sudah dilalui jaringan diantaranya Desa Teluk Pulau Raya, Kuala Kahar dan Muara Seberang.

Sedangkan lima desa yang jaringannya dalam progres, berada di Kecamatan Seberang Kota. Yakni Desa Harapan Jaya, Kelurahan Tungkal V, Desa Tungkal IV, Desa Mekar Alam dan Desa Kualabaru.

Manager ULP PLN Kualatungkal Rizky Tungguan kepada halosumatera.com mengatakan, jika saat ini masyarakat sudah ada memasang instalasi.

Soal ini, Rizky tidak terlalu mencampuri, pasalnya wewenang PLN hanya sebatas jaringan dan KWH.

“Memang para instalatir sudah ada pembicaraan dengan kepala PLN terdahulu, dan sudah diberikan imbauan agar instalasi mengikuti standar baku, dan harus ada SLO,” kata Rizky.

Adanya proyek instalasi di wilayah seberang, diakui Rizky sudah berlangsung sejak lama. Dan diakuinya memang sudah ada kesepakatan antara instalatir dan para kepala desa dan masyarakat setempat.

“Ya itu diluar kewenangan kita, mau dipasang sekarang atau nanti-nanti, arus juga belum masuk kesana. Nanti KWH langsung dari PLN yang masang. Seperti di Desa Lumahan, ada 124 pelanggan yang baru dikonekkan listrik di desa itu,” kata Rizky.

Dikatakan Rizky, 18 desa lainnya masih menunggu persetujuan untuk penambahan daya, sekitar 0,8 MW. Setelah disetujui, akan dikonekkan ke desa yang sudah terpasang jaringan TM dan TR.

Informasi yang dirangkum halosumatera.com, beberapa bulan terakhir sejumlah instalatir melakukan pemasangan instalasi di rumah warga yang sudah terpasang jaringan listrik.

Pemasangan instalasi ini diduga dilakukan melalui kesepakatan antara instalatir dan perangkat desa. Per rumah dikenakan biaya pemasangan instalasi sebesar Rp 750 ribu, dengan rincian dua titik lampu, dan satu sakelar.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Hadiri Arahan Nasional Jelang Perayaan Malam Pergantian Tahun Baru 2026

  TANJABBAR - Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) mengikuti araha

Advertorial

16 Advokat DPN Indonesia Resmi Dilantik di Pengadilan Tinggi Jambi

JAMBI - Di tengah transisi besar hukum pidana nasional, Dewan Pengacara Nasional (DPN) Indonesia resmi memperkuat barisan penegak hukum di wilayah Sumatera. Se

Berita Daerah

Hidupkan Dermaga Kuala Jambi, Kapal Barang Diprediksi Ramai, KSOP Turunkan Personel

TANJAB TIMUR – Kabar baik bagi masyarakat Jambi. Aktivitas di Dermaga Kuala Jambi diprediksi akan semakin ramai dengan kedatangan kapal-kapal barang. Hal ini

Berita Daerah

Sungai Merlung Meluap, Polsek Merlung Siapkan Skema Pengalihan Arus Balik Nataru

TANJAB BARAT – Luapan air Sungai Merlung mulai menggenangi badan jalan di Lintas Timur Sumatera, tepatnya di KM 120, Kelurahan Merlung, Kabupaten Tanjung Jabu

Berita Daerah

Kapolres Tanjabbar dan Jajaran Polsek Merlung Tinjau Lokasi Banjir, Berikan Imbauan Keselamatan

MERLUNG – Jajaran Polsek Merlung melakukan monitoring intensif terhadap kenaikan debit air di sejumlah titik rawan banjir di wilayah hukum Kecamatan Merlu

Berita Daerah


Advertisement