PEKERJAAN RUMAH RSD KH DAUD ARIF

Dari Dokter Spesialis sampai Peningkatan Status Rumah Sakit


Jumat, 10 Juni 2016 - 02:10:57 WIB - Dibaca: 1986 kali

Rumah Sakit Daerah (RSD) KH Daud Arif Kualatungkal.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daud Arief Kualatungkal masih kekurangan Dokter Spesialis. Setidaknya ada dua dokter spesialis di masing-masing bidang.

Direktur RSD KH Daud Arif dr Elfry Syafril dikonfirmasi wartawan, Kamis (9/6) mengatakan, dokter spesialis yang ada baru satu orang di masing-masing bidang.

"Semua Dokter Spesialis Minimal dua, sekarang kita masih satu," katanya.

Bila saja kebutuhan dokter spesialis di rumah sakit berplat merah ini terpenuhi, Elfry optimis, kualitas pelayanan akan lebih efektif.

"Kekurangan ini sudah terjadi sejak dulu, dokter spesialisnya pindah karena mungkin di tempat baru insentifnya lebih,” ujar dia.

Dirinya berharap semoga kedepan untuk kebutuhan dokter spesialis bisa dipenuhi dan pemerintah bisa memberikan insentif yang menjanjikan agar menarik minat dokter spesialis untuk bertugas di RSUD Daud Arief.

"Namun semuanya kan tergantung keuangan Pemkab Tanjabbar,"ujar dokter muda ini.

Terkait peningkatan status RSUD menjadi Badan Layanan Usaha Daerah (BLUD), Elfry menyebut proposal pengajuan telah telah dilakukan, saat ini sedang dalam proses pengecekan oleh Pemerintah Pusat.

"BLUD sudah dikroscek di pusat dan telah diperbaiki, yang dikroscek hanya yang bersifat redaksional,"ungkapnya.

Disoal bila proses ini disetujui dan RSUD menjadi BLUD, apakah dirinya sanggup  untuk mengoperasionalkannya? Elfry menyebut akan dilakukan secara bertahap.

"Sanggup tapi tidak keseluruhan, secara bertahap. Separuh dulu, misal mana yang berskala prioritas seperti di Labor atau yang lainnya," jelas Elfry lagi.

Apabila statusnya sudah ditingkatkan menjadi BLUD, tentu saja pengelolaan keuangan akan dilakukan oleh pihak RSUD sendiri dan sudah bisa membeli obat - obatan sendiri.

"Keuangan kita kelola sendiri, tapi tetap pengawasan dari pemerintah sampai kita bisa mandiri dan bisa kelola secara penuh,"pungkasnya.(*)

Penulis : Romi

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement