KUALATUNGKAL – Ketersediaan Serum Anti Rabies (SAR) cukup terbatas di RSD KH Daud Arif. Pasalnya, dua tahun terakhir, Dinkes Tanjabbar tidak menganggarkan serum tersebut.
Hal ini dibenarkan Kepala Dinas Kesehatan Tanjabbar melalui Kabid P2PL Sekarti Kani Santi Am Keb, saat diwawancarai di kantornya, Selasa.
Kata dia, demi memenuhi kebutuhan serum tersebut, Dinkes Tanjabbar terpaksa meminta bantuan ke Dinkes Provinsi Jambi.
"Sudah dua tahun ini kita terpaksa minta ke provinsi. Tahun ini kita minta 10, tapi cuma diberi 5 (lima),"sebutnya sembari di benarkan oleh Kasi P2PL, Esmirita.
Dikatakannya, kelima serum anti rabies tersebut tidak dibagikan ke puskesmas, melainkan hanya tersedia di RSUD Daud Arief.
"Jadi, kalau ada orang terkena gigitan binatang yang berabies, langsung minta rujuk ke rumah sakit saja,” kata dia.
Pengakuan Kabid P2PL ini membenarkan bahwa SAR di Puskesmas Betara tidak tersedia. Tidak tersedianya obat anti rabies ini diketahui saat seorang siswa MI menjadi korban gigitan anjing di pipi kanannya.
Saat itu, korban hanya diberi suntikan anti biotik oleh pihak puskesmas. (*son)
Editor : Andri Damanik
TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk
TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar
JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada
JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun