Diduga Tanah Dibelakang Kantor Bupati Belum Dibayarkan, Ini Tanggapan Dewan


Sabtu, 13 Juli 2019 - 14:50:43 WIB - Dibaca: 1260 kali

Tanah Seluas 1,8 Hektare yang Dibeli Pemkab Tanjabbar tahun 2018 Lalu, untuk Perluasan Perantoran.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Pembelian tanah 1,8 hektare di belakang kantor Bupati sebelumnya sempat dibahas secara intens antara Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan DPRD Tanjabbar pada tahun lalu. Pemkab berencana membangun perkantoran berlantai tiga, untuk instansi yang saat ini belum memiliki kantor permanen.

Perencanaan ini awalnya disambut positif oleh DPRD, hingga akhirnya dimunculkan perencanaan pembangunan jembatan penghubung, turap untuk akses ke lahan yang dibeli Pemkab.

Hanya saja, belakangan muncul persoalan baru, bahwa tanah yang dihargai Rp 1,4 miliar itu diduga belum dibayarkan dan adanya bangunan di sekitar tanah yang dibeli Pemkab.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, PPTK pengadaan tanah tersebut enggan menandatangani dokumen pengadaan tanah tanpa alasan jelas, hingga pembayarannya sempat tertunda.

Menanggapi hal ini, Tim Panggar Legislatif H Syaifuddin Marzuki SE menyesalkan jika persoalan tanah belum kelar.

Kata dia, dewan sebelumnya mendukung perluasan areal perkantoran, hingga dewan pun menyetujui anggaran pembelian tanah dan pembangunan jembatan penghubung serta turap di bibir sungai.

"Rencana sangat bagus, dan saya yang mendengar langsung pemaparan di Panggar menyambut positif. Makanya kantor di depan kantor bupati dibongkar, yang nantinya dipindahkan ke lokasi baru. Rencana ini sangat mulia," kata Politisi PBB ini.

Hanya saja, kata H Udin, diperoleh kabar bahwa pembayaran tanah tersebut tertunda lantaran PPTK enggan menandatangani. "Nanti dirapat komisi saat pembahasan program, kita akan pertanyakan ke Pemkab, apa sebenarnya yang terjadi. Kenapa PPTK nya gak mau tandatangan, berarti ada yang gak beres disini," ujar H Udin.

Dia menyayangkan jika pembebasan lahan belum juga kelar, sementara jembatan dan turap sudah dianggarkan dan sedang dalam pengerjaan. "Jangan sampai tanah tidak kelar, jembatan dibangun. Akhirnya jadi proyek mubazir," kata H Udin.

Soal adanya bangunan di sekitar tanah yang dibeli Pemkab itu, H Udin juga merasa kaget. Pasalnya ketika dewan meninjau ke lokasi, tidak terlihat adanya bangunan diujung tanah Pemkab itu.

"Kita akan tanyakan juga itu, itu bangunan apa, dulu sebelum dibeli tidak ada bangunannya. Apakah masuk dalam sertifikat tanah yang akan dijadikan pembangunan kantor, atau ada permainan oknum," timpalnya.

Terpisah, Jamal Darmawan Sie SE MM dimintai tanggapannya membenarkan, bahwa tanah di belakang kantor bupati tersebut diperuntukkan untuk perluasan kantor bagi BKAD, Dukcapil, Perindagkop, B3KB dan kantor lainya.

Menurut Jamal, seyogianya setelah pembebasan lahan rampung, Pemkab sudah menyusun master plan untuk pembangunan kantor terpadu yang direncanakan sebelumnya.

"Pembangunan jembatan penghubung itu, juga bagian dari perencanaan, dan harusnya sudah ada masterplannya, jika pembebasan lahan sudah kelar. Ya ibarat kita beli tanah mau bangun rumah, kita sudah buat perencanaan awal, mau dibuat seperti apa sketnya," tandasnya.

Seperti diwartakan, bahwa anggaran pengadaan tanah tersebut dialokasikan melalui Bagian Sapras Setda Tanjabbar, dengan pagu Rp 1,4 Miliar.

Sebelumnya Pemkab juga telah mendatangkan tim konsultan penilai, untuk menetapkan harga pembelian tanah seluas 1,8 hektare.(*)

Editor : It Redaksi

Baca Juga: Jembatan Ini Dibangun Pasca Pembelian Tanah Rp1,4 M  




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement