Distribusi Air ke Pelanggan Butuh Proses Panjang


Rabu, 21 Agustus 2019 - 12:12:34 WIB - Dibaca: 1242 kali

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Penyaluran air bersih yang bersumber dari Teluk Pengkah Tebing Tinggi ke pelanggan di Kualatungkal dan sekitarnya butuh proses yang panjang. Meski air sudah sampai ke Parit Panting, dipastikan pembersihan pipa membutuhkan waktu yang lama.

Disamping itu, kelistrikan di reservoar yang berada di Senyerang juga menjadi kendala. Tak heran untuk uji coba saja, menghabiskan 100 liter solar di satu boster untuk mendorong air ke penampung berikutnya.

Direktur PDAM Tirta Pengabuan Ustayadi Barlian mengatakan, pihaknya sepenuhnya siap untuk mengoperasikan instalasi air bersih yang dibangun, jika telah diserah terimakan.

Hanya saja, sejauh ini belum diketahui kapan pembersihan pipa itu rampung. "Kita juga diperintahkan Bupati untuk membantu Dinas PUPR dalam percepatan distribusi air ke Panting. Dan personil kita juga diterjunkan ke lapangan," kata Ustayadi.

Dia menilai, selain soal listrik di Senyerang, yang perlu dilakukan adalah menjaga kualitas air baku hingga siap disalurkan. Tentu selama ini pipa yang tertanam harus dibersihkan.

"Kalau dari Senyerang ke Teluk Nilau sudah mulai bersih pipanya. Yang dari Teluk ke Pudin yang belum bersih, begitu juga sampai ke Panting," ujarnya.

Dikatakan dia,belum bisa dipastikan kapan air dari Tebing bisa disalurkan ke pelanggan di Kualatungkal, lantaran menunggu kesiapan teknis dari Dinas PU.

"Kita juga akan tes labor dulu airnya, ke DLH Provinsi, sesuai rosedur dari PDAM. Karena melewati pipa lama, mana tahu ada kuman-kuman. Dan ini sudah menjadi rutinitas kita secara teknis dalam penyaluran air ke pelanggan," jelasnya.

Diwartakan infotanjab.com, air dari Tebing Tinggi sudah mengalir ke Parit Panting Bram Itam, Kamis (15/8) lalu.

Hal ini dibenarkan Kadis PUPR Tanjabbar, Ir Andi Achmad Nuzul saat diwawancarai blm lama ini.

Andi mengatakan, untuk mendorong air dari Senyerang ke Teluk Nilai dan ke Parit Panting, pihaknya terpaksa mengoperasikan mesin diesel.

"Pakai diesel dulu untuk di reservoar Senyerang untuk mendorong air ke Panting, karena pipanya perlu dibersihkan," katanya.(*)

Editor: It Redaksi

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement