Gawat, Ormas Rajawali Minta Pembangunan Jalan Saidan Dihentikan


Senin, 09 Desember 2019 - 07:03:36 WIB - Dibaca: 898 kali

Jaln H Said Saidan yang Dibangun Jauh dari Pemukiman Penduduk.(*/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Persoalan Jalan H Said Saidan yang dibangun jauh dari pemukiman penduduk mendapat sorotan. Ormas Rajawali Sakti berencana melakukan aksi mempertanyakan keberadaan jalan tersebut, yang diduga sarat kepentingan oknum.

Betapa tidak, jalan ini bukanlah melalui usulan Musrenbang maupun Pokok Pikiran Dewan.

"Ya Senin pagi kita akan aksi, mempertanyakan proyek Jalan Sai Saidan. Kita menduga ada indikasi kepentingan oknum-oknum tertentu," kata Ketua Ormas Rajawali Sakti, Minggu malam (8/12/12).

Aksi akan digelar di Kantor Bupati, dilanjutkan ke Bappeda, Dinas Perkim dan DPRD Tanjabbar.

Sudirman meminta kepada dinas terkait untuk membatalkan proyek ini, lantaran sarat kepentingan.

Sebelumnya, pembangunan jalan ini sempat mendapat kritikan keras dari sejumlah anggota dewan. Bahkan dewan menilai proyek ini mubazir alias tidak tepat sasaran. Masih banyak jalan di dalam kota yang perlu diperbaiki.

Dewan lainnya juga berharap agar pekerjaan ini diperiksa dan dianalisa penganggarannya, terutama oleh Inspektorat.

Anggota Komisi I DPRD Tanjabbar Jamal Darmawan Sie SE MM mengatakan, setiap kegiatan yang dianggarkan di APBD berasal dari dua usulan. Yakni usulan eksekutif maupun dari pokok pikiran (Pokir) dewan.

Jika kegiatan yang dianggarkan tanpa melalui usulan dewan maupun OPD terkait, kegiatan tersebut kata Jamal dianggap ilegal, alias proyek siluman.

Dalam hal ini, lanjut Jamal, Inspektorat bisa secepatnya melakukan kajian dan analisa. "Dasar kajian inspektorat, proyek ini bisa dibatalkan. Jangan sampai nanti menjadi temuan BPK. Apalagi BPK sekarang bukan hanya memeriksa volume pekerjaan, tetapi juga memeriksa proses penganggaran, usulan dan skala prioritas," kata politisi Partai Demokrat ini.

Sebagaimana yang dituturkan Lurah Patunas, Fatmawati S.Kom.I, bahwa penganggaran Jalan H. M. Said Saidan Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir ternyata tidak melalui usulan Musrenbang.

Ia menegaskan, selama menjabat Lurah Patunas dalam dua tahun ini, jalan tersebut tidak pernah masuk ataupun dimasukkan dalam usulan Musrenbang.(*/Andri Damanik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement