Jalur Pipa Gas PT Mandala dari Parit Lapis- Semau Disoal, Lurah: Kami Tidak Diajak Rapat


Rabu, 04 Maret 2020 - 10:39:35 WIB - Dibaca: 1836 kali

Foto Ilustrasi / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Rencana pembangunan jalur pipa gas baru milik PT Mandala Lemang Energy sepanjang 17 kilometer, dari Parit Lapis Mekar Jaya ke Semau Kecamatan Tungkal Ilir menuai kontroversi. Pasalnya, pihak kelurahan setempat tidak dilibatkan dalam musyawarah di Kantor Camat.

“Ada beberapa warga yang diundang langsung ke kantor camat, tanpa melalui kita (kelurahan Mekar Jaya,” kata Lurah Mekar Jaya Khairul Syahri kepada infotanjab.com, Rabu pagi.

Kata Lurah, rapat bersama warga yang difasilitasi Camat Betara satu kali digelar. Untuk selanjutnya, Khairul mengaku tidak tahu.

“Bisa ditanyakan ke Camat kapan rapat selanjutnya. Kalau soal warga, memang banyak yang khawatir akan keselamatan karena pipa itu nantinya dibangun dekat pemukiman penduduk,” ungkapnya.

Penolakan warga ini cukup berdasar, warga khawatir, pembangunan jaringan pipa gas bawah tanah dengan kedalaman 1,7 meter mengancam keselamatan warga, bila terjadi ledakan.

" Rencana jalur pipa ini, hanya berjarak belasan meter saja dari hunian warga. Bahkan ada rumah warga yang berdiri hanya beberapa meter dari pinggir jalan. Ini kan berbahaya. Karena diatas jalur pipa ini menjadi lintasan keluar masuk warga. Atas kekhawatiran inilah menjadi alasan warga menolak," ungkapnya. 

‎ "Maunya warga, kedalaman pipa harus ditambah. Menjadi 2,5 atau 3 meter. Atau membuat jalur pipa gas yang jauh dari rumah warga. Oleh sebab itu, kita harap wacana ini jangan dilaksanakan dulu," sebutnya.

Suroso toko warga setempat juga mengungkapkan, sebelumnya sempat terjadi konflik dengan warga Mekar Jaya, soal pipa gas yang lama. Dengan alasan keamanan, pihak perusahaan malah merelokasi warga.

“Namun belakangan relokasi gagal dilakukan. Nah sekarang akan dibuat jalur baru, yang lokasinya dekat dengan pemukiman. Bisa saja pihak perusahaan memindahkan lokasi jalur pipa, seperti pipa PGN jalurnya jauh dari hunian warga.

"Kan perusahaan bisa juga melakukan itu. Tidak mesti harus di rencana awal," tukasnya. 

Sementara itu Sekretaris Camat Betara, Nasrun dihubungi infotanjab.com soal ini tidak berkomentar banyak. Dia mengaku tidak tahu soal ini.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Mandala Lemang Energy. (*/ed/nik)

Editor: Andri damanik

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement