PROYEK INTAKE TEBING TINGGI TAHUN 2017

Kadar Mutu Sumber Air Baku Teluk Pengkah Diuji Kembali


Selasa, 31 Januari 2017 - 17:54:17 WIB - Dibaca: 1581 kali

Proyek Air Bersih 2009 Lalu.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Tanjabbar masih menunggu hasil penelitian kualitas sumber baku di Teluk Pengkah, Sungai Pengabuan. Penelitian akan dilakukan tim dari Balai Pengujian Air.

Pengujian kualitas air baku ini akan dilakukan secepatnya, menyusul pengecekan dari tim BPKP dan Kejati Jambi, sebelum megaproyek air bersih tahun 2017 digelontorkan.

Hal ini dikatakan Kadis Pekerjaan Umum Tanjabbar melalui Kabid Cipta Karya Ria Sukrianto, saat ditemui Infotanjab.com, Selasa siang (31/1)

Menurut dia, anggaran Rp 32 miliar itu khusus diperuntukkan pembangunan Instalasi Pengolahan Air, Reservoir dan Instalasi SR.

"Sumber baku memang dari Teluk Pengkah, tapi kita minta diuji kembali. Jika memang kadar mutunya tidak sesuai, kita pindahkan ke lokasi lain," jelas Ria.

Dikatakan Ria, setelah tim penelitian selesai menguji kadar mutu sumber baku, dan jika dimungkinkan akan bersamaan dengan pengecekan tim dari BPKP dan Kajati Jambi. Hal ini telah sesuai dengan kesepakatan di DPRD.

"Jangan sampai nanti terjadi double acount, karena item yang kita kerjakan pernah dibayarkan di proyek sebelumnya. Makanya dicek dulu, termasuk persoalan hukumnya, dibagian mana saja yang bisa dilanjutkan," kata dia.

Kedepannya, instalasi air bersih di Tebing Tinggi akan dikonekkan dengan instalasi yang lama. Menurut dia, tidak memerlukan biaya yang cukup besar untuk mengkonekkan dengan instalasi lama. Hanya saja, ada pipa yang belum tersambung, seperti di beberapa jembatan yang ada di lintas Bram Itam - Teluk Nilau.

"Bertahap, akan menyuplai kebutuhan air bersih di sekitar Tebing Tinggi, seperti Purwodadi dan sebagainya," kata Ria.

Bagaimana dengan sumber baku di Parit Panting? Menurut Dia, kadar mutunya sebenarnya telah memenuhi, hanya saja ketersediaan yang kurang, karena mengikuti pasang surut.

"Kedepannya akan dikonekkan, hingga mampu menyuplai air di dalam kota Tungkal," tandasnya.

Diwartakan sebelumnya, penganggaran proyek air bersih tahun 2017 di Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Tanjabbar menjadi kontroversi. Sebagian pihak mengaitkan proyek ini dengan kasus Intake yang pernah ditangani Kejati Jambi beberapa tahun silam. Sementara, megaproyek ini bisa dimulai setelah ada surat resmi dari Kejati Jambi.(*)

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement