Kadis PUPR Tanjabbar Apridasman Sebut Renovasi Ruang Kerjanya Memang Sangat Mendesak dan Emergency


Kamis, 06 Juni 2024 - 13:54:07 WIB - Dibaca: 184 kali

Foto Material Renovasi Ruang Kerja Kepala Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar, Kamis 6 Juni 2024.(*/ist) / HALOSUMATERA.COM

TANJABBAR – Renovasi ruang kerja Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Tanjabbar sempat menimbulkan polemik. Anggaran yang dikucurkan tidak tanggung-tanggung, mencapai Rp 500 juta.

Renovasi tersebut digelontorkan dari APBD Kabupaten Tanjab Barat tahun 2024, dengan item penambahan ruangan dan interior ruangan kerja Kadis PUPR Tanjabbar.

Proyek ini sudah dalam tahap pekerjaan, dan telah ditenderkan pada Bulan Mei 2024 lalu.

Menanggapi hal ini, Kepala Dinas PUPR Tanjabbar Apridasman ST MT kepada halosumatera.com, Kamis siang (6/6/24) membenarkan adanya renovasi ruang kerjanya dengan nilai pagu Rp 500 juta.

Dalam pesan WhatsApp nya kepada halosumatera.com, Apridasman mengatakan bahwa renovasi tersebut memang mendesak, genting dan emergency.

Hanya saja, Apridasman tak menyebut dasar hal mendesak sehingga ruang kerjanya direnovasi dengan dana setengah miliar rupiah.

Pria berdarah Minang ini mengatakan, ada penambahan ruang kerja dan interior ruang kerja. Apridasman juga sempat mengirimkan bahan-bahan material penambahan ruang kerjanya.

“Mudah-mudahan cepat selesai Dindo, biak cepat jadi, sekalian interior,” tulisnya dalam pesan WhatsApp kepada halosumatera.com, Kamis siang (6/6/24).

Sebelumnya, mantan anggota DPRD Tanjabbar Indra Safari dikonfirmasi halosumatera.com, Rabu 5 Juni 2024 mengatakan anggaran Rp 500 juta yang dialokasikan untuk renovasi ruang kepala dinas dinilai kurang wajar.

Seharusnya, kata dia, menyesuaikan dengan renovasi yang sifatnya mendesak. "Misalkan memang harus dibongkar habis, atau rusak parah wajar wajar saja. Ini kita gak tau interior yang seperti apa yang dibuat, sehingga menghabiskan dana Rp 500 juta," ujar Indra Safari.

Dirinya yang pernah menjabat sebagai anggota Komisi III DPRD Tanjabbar ini menilai, bahwa anggaran untuk renovasi ruang Kadis PUPR sebelum disahkan, sewajarnya harus dievaluasi. Apakah sudah relevan dengan kebutuhan yang mendesak.

"Artinya jangan Mubazir, sementara perbaikan infrastruktur memang dibutuhkan. Lebih baik anggaran dialokasikan untuk kepentingan masyarakat," ujar H. Indra Safari.

Sementara itu, Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Hamdani SE dikonfirmasi halosumatera.com belum memberikan penjelasan. Dikonfirmasi via WhatsApp, belum ada jawaban, Rabu (5/6/24).(*/nik)

Baca Juga:

500 Juta Anggaran Renovasi Ruang Kerja Kadis PUPR Tanjabbar Itu Termasuk Biaya Penambahan Ruangan

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

BADKO HMI Jambi Malah Aksi di Polda Jambi, Ini Dipicu Bentrok dengan Aparat di Gedung Dewan

JAMBI - Aksi Badan Koordinasi HMI Jambi malah berbuntut panjang. Aksi yang telah dilakukan di Halaman Gedung DPRD Provinsi Jambi dua kali berujung bentrok denga

Berita Daerah

Kerakusan Pengusaha Ilegal memberikan Luka Menganga di Tubuh Bangsa

Ekonomi Indonesia ditopang oleh sektor usaha, baik formal maupun informal. Namun, di balik geliat ekonomi, terdapat oknum yang menjalankan usaha secara ilegal.

Opini

Rio Dezaneru Targetkan 500 Juta Pembiayaan Non Bank untuk Anggota

MUARO JAMBI – Ketua Umum Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi, Rio Dezaneru menargetkan lima ratus juta rupiah pemb

Berita Daerah

Terpilih Sebagai Ketua HIPMI Muaro Jambi, Ini Visi dan Misi Rio Dezaneru

MUARO JAMBI – Badan Pengurus Cabang Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPC HIPMI) Muaro Jambi menggelar pelantikan pengurus baru periode 2024-2027, di Aula Ru

Berita Daerah

Gedung Megah Senilai Rp 25 Miliar di Tanjabbar Disorot

TANJABBAR – Dinas PUPR Kabupaten Tanjabbar dalam dua tahun terakhir menggelontorkan anggaran untuk pembangunan Gedung Pemda senilai Rp 25 miliar. Dengan r

Berita Daerah


Advertisement