Kantor Samsat Kewalahan Menagih Pajak Alat Berat kepada Pengusaha Ini


Selasa, 04 Oktober 2016 - 19:25:27 WIB - Dibaca: 2218 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Kantor Samsat Tanjabbar mencatat beberapa rekanan yang menunggak pajak alat berat. Salah satunya, Hendri Lie, yang kerab bergerak di proyek pengairan.

Hendri Lie alias PH ternyata nunggak pajak alat berat sejak dua tahun terakhir, yang hanya berjumlah Rp 11.046.000. Total keseluruhan ini merupakan jumlah total pajak alat berat yang dimilikinya sebanyak 4 unit.

Kepala Kantor Samsat Tanjab Barat, Dahlan S Sos MM saat ditemui di kantornya, Selasa (4/10) mengatakan, per tahunnya tagihan pajak alat berat terhadap PH sebesar Rp 5.523.000. Besaran pajak ini telah diatur dalam Perda Pajak Daerah Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2011, tentang pajak daerah.

"Kita sudah menagihnya dan berulang kali namun belum juga digubrisnya. Bahkan kita juga telah menyuratinya kembali di tahun ini. Kalau tidak percaya dan untuk untuk lebih jelasnya, boleh tanya langsung dengan Kasi Penagihan kita, Arman Yenri," singkatnya.

Arman Yenri sendiri mengaku lebih 3 kali memberitahukan hal ini kepada PH, namun belum ditanggapi. Terakhir kalinya, petugas mendatangi kantor Hendri Lie, selalu tutup. Begitu halnya gudang atau tempat parkir alat beratnya yang bersebelahan langsung dengan kantornya.

"Kita sudah berupaya menjemput bola namun seolah-olah tidak digubris, bahkan kita layangkan juga surat pada awal  tahun lalu, sekitar tanggal 12 Januari. Namun hingga kini belum juga ada tanggapannya. Pajak ini jelas untuk menambah kasda, tetapi kalau selalu mangkir seperti ini tentu pendapatan dari sektor pajak alat berat juga berkurang," ungkapnya.

"Yang jelas dalam waktu dekat ini kita akan layangkan surat lagi dan sekaligus kita datangi lagi. Sehingga nantinya tidak ada dalih tidak pernah diberitahu atau tidak tahu, apalagi Hendri Lie ini telah menunggak 2 tahun, jadi mustahil kita biarkan saja," pungkasnya.

Sementara itu, Hendri Lie alias PH saat dihubungi via telepon terkesan  tak terima saat ditanya masalah ini.

"Kenapa anda yang seorang wartawan yang bertanya soal ini dan bukan orang pajak sendiri. Kok anda tahu, apa anda sekarang jadi orang pajak?" tanyanya dari kejauhan.

Hendri Lie pun akhirnya mengakui tunggakan tersebut. Hanya saja, selama ini dirinya tidak pernah diberitahu soal tunggakan pajak alat berat.

"Saya saja baru tahu, karena selama ini saya memang tidak pernah diberitahu dan tidak tahu kalau saya ada tunggakan pajak alat berat ini," jelasnya seraya berkilah.(*)

Penulis : Herjulian

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement