Kata Jamal, Pergeseran Proyek Banggar Akan Dialokasi untuk Bidang Ekonomi yang Terdampak Covid-19


Selasa, 07 April 2020 - 10:18:56 WIB - Dibaca: 1043 kali

Pimpinan DPRD Tanjabbar Sepakat Membatalkan Proyek Gedung Banggar senilai Rp 10,1 Miliar karena Dianggap Bukan Skala Prioritas.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Senin lalu DPRD Tanjabbar menggelar rapat terkait rencana penundaan proyek bangunan Banggar senilai Rp 10,1 miliar yang kini tengah ditenderkan.

Semua fraksi sepakat menunda mega proyek ini, demi kepentingan penangan covid-19 di Tanjabbar.

"Sebab, yang memiliki kewenangan untuk pembatalan merupakan eksekutif. Pimpinan dewan dan pimpinan fraksi sepakat untuk ditunda, Hari ini kami rapat konsultasi pimpinan dewan terkait rencana penundaan yang nanti anggarannya akan digeser untuk membantu gugus tugas pencegahan Corona Tanjab Barat," tegas Ketua DPRD Tanjabbar Mulyani Siregar kepada awak media, usai melakukan Rapat Banggar Senin (6/4) lalu.

Menurut dia, bangunan banggar tersebut saat ini belum terlalu penting untuk dibangun dan bukan skala prioritas.

Terpisah, Anggota Banggar DPRD Tanjabbar, Jamal Darmawan Sie mengatakan keputusan untuk menunda pembangunan gedung banggar ini telah sesuai dengan intruksi Mendagri tanggal 2 April 2020.

Kata dia, memang Pemerintah Kabupaten Tanjabbar melakukan pergeseran anggaran untuk penanganan Covid sebesar RP 5,3 miliar yang bersumber dari belanja modal yang kurang prioritas.

Hanya saja, kata Jamal, anggaran yang sudah disisihkan itu digunakan untuk dampak Covid-19 di bidang kesehatan dan berikut penanganannya.

Dengan adanya pergeseran anggaran Proyek Banggar, kata Jamal, diharapkan digunakan untuk penanganan dampak Covid-19 bidang ekonomi terutama kebutuhan pangan untuk masyarakat kurang mampu.

“Yang pasti proyek banggar kita minta ditunda dan anggarannya bisa digunakan untuk penanganan covid-19 nanti baik itu bidang kesehatan, ekonomi dan lainnya,” kata politisi dari Partai Demokrat ini.

Terkait rencana bantuan kebutuhan pangan yang dananya bersumber dari pergeseran proyek banggar, Jamal menuturkan masih dalam tahap pembahasan bersama Tim Gugus Tugas Covid -19. Nanti akan dibicarakan soal kriteria penerima bantuan ini.

Apakah ada rencana penunda mega proyek lainnya terkait operasional penanganan Covid-19? Jamal Darmawan mengatakan, keputusan sementara masih satu proyek saja. Sementara yang lain akan dirasionalisasi oleh TPAD setelah pembahasan bersama tim Banggar DPRD.(*/Andri Damanik)

Baca Juga: Polemik Pembatalan Gedung Banggar di Tengah Pandemi Covid-19




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement