Keberatan Hasil Pilkades di Teluk Ketapang


Selasa, 24 Mei 2016 - 20:24:42 WIB - Dibaca: 1919 kali

ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Ternyata, tak semua desa sukses menggelar Pilkades serentak 2016. Satu dari 45 desa yang menggelar pesta demokrasi, melayangkan laporan keberatan atas hasil keputusan Pilkades. 

Desa yang menyampaikan laporan keberatan tersebut ke Bagian Pemdes Setda Tanjabbar adalah Desa Teluk Ketapang Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar.

Laporan ini dilayangkan atas dugaan adanya money politik yang dilakukan salah satu calon peserta Pilkades di desa tersebut.

Kepala Bagian Pemerintahan Desa Setda Tanjabbar Agoes Makmun  saat dikonfirmasi membenarkan masuknya laporan tersebut. Laporan tersebut berkaitan dengan dugaan money politik yang dilakukan salah satu calon.

"Sudah diterima di Bagian Umum, dan mungkin akan disampaikan kepada Bupati," ungkap Agoes Mamun saat dijumpai di ruang kerjanya Selasa (24/5).

Menindaklanjuti laporan tersebut, pihaknya masih menunggu instruksi dari Bupati. "Untuk tindak lanjutnya kita masih menunggu disposisi Bupati terkait apa yang akan dilakukan," ujarnya.

Setiap laporan yang disampaikan tentu akan diakomodir. Namun semua tetap harus mengikuti mekanisme dan peraturan yang berlaku. 

"Kalau pembuktian harus lewat pengadilan, kalau laporan yang diberikan tidak mempengaruhi hasil dari pilkades ya para calon harus terima," sebutnya.

Dikatakannya, jika para calon kades tidak terima atas hasil dari Pilkades, maka ada upaya hukum yang bisa ditempuh oleh para calon kades.

"Kalau keputusan Pilkades dinilai cacat hukum, silahkan ajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN),"timpalnya.

Sementara itu, Bupati Tanjabbar DR Ir Safrial MS saat dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa untuk laporan resmi belum sampai kepadanya. Namun dirinya menyebut apabila ada laporan yang dilayangkan harus disertai dengan fakta di lapangan.

"Laporan secara resmi belum ada, cuma saya beritahu fakta yang penting. Jangan hanya sekedar katanya," sebut Safrial.

Dikatakannya, dirinya tidak menginginkan kedepan money politik menjadi budaya dalam setiap pelaksanaan pesta demokrasi.

"Karena ini (money politik) berbahaya, sekali lagi saya tekankan jangan sebatas katanya. Serahkan laporan resminya dan lampirkan fakta," pungkas Bupati.

Untuk diketahui, Pilkades Desa Teluk Ketapang diikuti oleh 5 calon Kades yaitu Ratna Juwita, Marbawi, Muhammad Daud, Pahrudin dan Pauzi. Perolehan suara terbanyak didapat Muhammad Daud, yang otomatis menjadi pemenang dalam Pilkades.(*)

Penulis : Romi

Editor  : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement