Polemik Pembangunan Jalan HM Said Saidan

Ketua RT Didatangi Dua Oknum Dinas, Disuruh Tandatangan Berita Acara


Rabu, 27 November 2019 - 13:22:14 WIB - Dibaca: 1474 kali

Jalan HM Said Saidan Dibangun di Lokasi tidak Berpenduduk.(ES/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL- Penganggaran pembangunan Jalan HM Said Saidan Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir terbilang rancu. Tidak hanya Lurah Patunas, Ketua RT setempat juga tidak pernah mengusulkan pembangunan jalan yang jauh dari pemukiman penduduk itu.

Hanya saja, Ketua RT 15, Kelurahan Patunas, Geger mengaku pernah didatangi dua petugas dari Dinas Perkim sekitar sebulan yang lalu, untuk menandatangani berita acara dan peninjauan ke lokasi.

“Saat itu kami tidak terpikir kalau jalan itu mau dibangun. Biasanya kan jalan yang sudah padat penduduk yang didahulukan dibangun, sedangkan ini satu rumah pun belum ada," kata Geger tanpa menyebut dua oknum dinas tersebut.

Ia juga sangat menyayangkan jalan yang dibangun tidak berpenduduk. Sebelum jalan dibangun, lokasi ini masih semak belukar dan belum ditebas.

“Sekarang ini jalan itu belum terlihat ada manfaatnya untuk masyarakat. Kecuali itulah, paling paling yang punya tanah itulah yang merasakan manfaatnya. Dialah yang punya keuntungan, bisa orang cepat beli tanah itu dan bisa juga harga jual tanah menjadi meningkat. Ini jalan sudah masuk, kalau dikaplingkan ada orang yang beli tanah itu, mungkin itulah manfaatnya,” kata Geger.

Saat ditanya pemilik tanah di lokasi pembangunan jalan HM Said Saidan Kelurahan Patunas, Geger tidak mengingat namanya.

" Tanah itu (kanan kiri) punya satu anggaran, mungkin untuk dikaplingkan nanti. Untuk pemiliknya saya lupa namanya, pemiliknya itu tinggal di daerah pasar. Besok, coba tanya saja orang sebelah, yang ada gudang kayu atau gudang pasir itu, dia kenal tu siapa pemiliknya,” tandasnya.

Sebagaimana dituturkan Lurah Patunas, Fatmawati S.Kom.I. Penganggaran Jalan H. M. Said Saidan Kelurahan Patunas Kecamatan Tungkal Ilir ternyata tidak melalui usulan Musrenbang.

Ia menegaskan, selama menjabat Lurah Patunas dalam dua tahun ini, jalan tersebut tidak pernah masuk ataupun dimasukkan dalam usulan Musrenbang.

Anggota DPRD Tanjabbar Dapil I, H Syaifudsin SE sependapat jika proyek tersebut terkesan mubazir, apalagi dibangun jauh dari pemukiman.

"Kalau jalan itu seandainya dari Pokok Pikiran (Pokir) anggota Dewan, itu sangat kita sayangkan, kok di tengah-tengah Kota masih berani masukkan jalan yang tidak ada tuannya. Namun, kalau itu dari Dinas Perkim sendiri, maka patut kita pertanyakan ada apa itu," timpalnya.(*/ES/nik)

Editor : It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement