Kilas Balik Pembangun Sport Center yang Terhenti Pembangunannya


Kamis, 05 November 2020 - WIB - Dibaca: 1091 kali

Foto Pembangunan Sport Center yang Telah Menghabiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Diambil Beberapa Waktu lalu.(*/nik) / HALOSUMATERA.COM

Pembangunan berkelanjutan sering mangkrak di Tanjabbar. Dulunya, sempat mencuat soal pembangunan air bersih, yang angkanya sekitar setengah triliun, dibangun berkali-kali anggaran daerah. Begitu juga dengan pembangunan Sport Center (GOR), juga mangkrak pembangunannya.

ANDRI DAMANIK – Halo Sumatera

Mega proyek GOR Serba guna atau lebih santer disebut Sport Center sempat menunggu kucuran dana pusat. Adanya cikal bakal menjadi perkampungan atlet, mega proyek ini sempat menjadi polemik.

GOR Serba Guna ini telah menggerus APBD Rp 18 M ini bakal dijadikan perkampungan atlet, sempat dibantah mantan Ketua DPRD Tanjabbar,Faisal Riza kala itu.

"Kampung atlet?? Ide siapa jadi kampung atlet. Kok bisa kampung atlet ??  Proposal siapa yang buat," kata Faisal Riza beberapa waktu lalu.

Menurut Icol, panggilan akrabnya, pembangunan perkampungan atlet tidak pernah dibahas. Dari perencanaan awal tetap GOR ataupun Sport Center.

"Sport centre itu kan pusat olahraga, kalo perkampungan atlet lain lagi namanya. Kalau perkampungan atlet berupa penginapan, seperti perkampungan atlet asian games kemaren di kemayoran," timpal Icol.

"Ada hasil perencanaannya kok, ada di Dispora itu. Anggaran 2014 kalau dak salah, ada master plan nya itu,” timpalnya.

Informasi yang dirangkum, dulunya estimasi awal pembangunan GOR ini berkisar Rp 50 miliar. Sayangnya, struktur tanah di lokasi pembangunan tak mendukung, diperlukan dana yang tak sedikit membangun komplek gedung olahraga di lokasi ini.

Kepala Disparpora Tanjabbar Otto Riyadi, sebelumnya pernah mengutarakan, perlu penyesuaian soal anggaran dan prioritas bangunan. Pihaknya telah mengajukan usulan ke Kemenpora.

Sayangnya, kala itu isi proposal dan besaran dana yang diajukan ke pusat, Otto tak menyebutkan.

Untuk diketahui, empat tahun belakangan, pembangunan GOR atau sport center ini baru sebatas pemasangan tiang pancang dan pengecoran lantai dasar (sedang berjalan). Total anggaran yang telah dikucurkan menghabiskan kisaran dana Rp 18 miliar dari APBD Tanjabbar.

Tahun 2015 dialokasikan sebesar Rp 5,7 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 9,8 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar. Tiga tahun anggaran ini baru selesai sebatas tiang pancang. Kemudian dilanjutkan tahun 2018, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pengecoran lantai sebesar Rp 1,7 miliar. Di lokasi terpisah, juga dibangun jalan dan box culvert, bagian dari peningkatan sarana prasarana GOR.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Tinjau Pekerjaan Jalur 2 Merlung, Bupati Minta Camat dan Warga Awasi Kendaraan Melebihi Tonase

TANJAB BARAT - Bupati Tanjab Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., meninjau pekerjaan peningkatan jalan jalur dua Merlung, Jumat 12 Juni 2026. Sebelumya, jalur ini

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Sampaikan Nota Pengantar Ranperda Pertanggungjawaban Apbd 2025

TANJAB BARAT - Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Wakil Bupati Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri Rapat Paripurna Perta

Advertorial

1 Muharram 1448 H, Bupati Anwar Sadat Hadiri Haflah Tasyakur Al Baqiyatush Shalihat

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hj. Fadhilah Sadat,

Advertorial

Diduga Catut Organisasi JMSI untuk Peras Yayasan PKBM di Sarolangun

Jambi – Pengurus Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Jambi menyampaikan adanya pihak yang mengaku sebagai pengurus/anggota JMSI dan diduga melakuka

Berita Daerah

Workshop Kuliner Sawit di Jambi, Inovasi Bolu Sawit Iin Arlina Siap Menginspirasi UMKM

JAMBI– Kelapa sawit selama ini identik dengan minyak goreng. Namun, di tangan seorang inovator asal Kabupaten Muaro Bungo, komoditas andalan Indonesia itu men

Berita Daerah


Advertisement