Kilas Balik Pembangun Sport Center yang Terhenti Pembangunannya


Kamis, 05 November 2020 - WIB - Dibaca: 1121 kali

Foto Pembangunan Sport Center yang Telah Menghabiskan Anggaran Miliaran Rupiah, Diambil Beberapa Waktu lalu.(*/nik) / HALOSUMATERA.COM

Pembangunan berkelanjutan sering mangkrak di Tanjabbar. Dulunya, sempat mencuat soal pembangunan air bersih, yang angkanya sekitar setengah triliun, dibangun berkali-kali anggaran daerah. Begitu juga dengan pembangunan Sport Center (GOR), juga mangkrak pembangunannya.

ANDRI DAMANIK – Halo Sumatera

Mega proyek GOR Serba guna atau lebih santer disebut Sport Center sempat menunggu kucuran dana pusat. Adanya cikal bakal menjadi perkampungan atlet, mega proyek ini sempat menjadi polemik.

GOR Serba Guna ini telah menggerus APBD Rp 18 M ini bakal dijadikan perkampungan atlet, sempat dibantah mantan Ketua DPRD Tanjabbar,Faisal Riza kala itu.

"Kampung atlet?? Ide siapa jadi kampung atlet. Kok bisa kampung atlet ??  Proposal siapa yang buat," kata Faisal Riza beberapa waktu lalu.

Menurut Icol, panggilan akrabnya, pembangunan perkampungan atlet tidak pernah dibahas. Dari perencanaan awal tetap GOR ataupun Sport Center.

"Sport centre itu kan pusat olahraga, kalo perkampungan atlet lain lagi namanya. Kalau perkampungan atlet berupa penginapan, seperti perkampungan atlet asian games kemaren di kemayoran," timpal Icol.

"Ada hasil perencanaannya kok, ada di Dispora itu. Anggaran 2014 kalau dak salah, ada master plan nya itu,” timpalnya.

Informasi yang dirangkum, dulunya estimasi awal pembangunan GOR ini berkisar Rp 50 miliar. Sayangnya, struktur tanah di lokasi pembangunan tak mendukung, diperlukan dana yang tak sedikit membangun komplek gedung olahraga di lokasi ini.

Kepala Disparpora Tanjabbar Otto Riyadi, sebelumnya pernah mengutarakan, perlu penyesuaian soal anggaran dan prioritas bangunan. Pihaknya telah mengajukan usulan ke Kemenpora.

Sayangnya, kala itu isi proposal dan besaran dana yang diajukan ke pusat, Otto tak menyebutkan.

Untuk diketahui, empat tahun belakangan, pembangunan GOR atau sport center ini baru sebatas pemasangan tiang pancang dan pengecoran lantai dasar (sedang berjalan). Total anggaran yang telah dikucurkan menghabiskan kisaran dana Rp 18 miliar dari APBD Tanjabbar.

Tahun 2015 dialokasikan sebesar Rp 5,7 miliar, tahun 2016 sebesar Rp 9,8 miliar, tahun 2017 sebesar Rp 1 miliar. Tiga tahun anggaran ini baru selesai sebatas tiang pancang. Kemudian dilanjutkan tahun 2018, Dinas PUPR mengalokasikan anggaran lanjutan untuk pengecoran lantai sebesar Rp 1,7 miliar. Di lokasi terpisah, juga dibangun jalan dan box culvert, bagian dari peningkatan sarana prasarana GOR.(*/nik)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Hadir di Rakor Lintas Sektoral, Hamdani: Dukung Kelancaran Operasi Ketupat 2026

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat Hamdani, S.E., menghadiri undangan persiapan pengamanan yang digelar secara virtual dari Mabes Polri pada

Advertorial

Ketua DPRD Hamdani Turut Sambut Kunjungan Pangdam XX/Tuanku Imam Bonjol

TANJABBAR - Ketua DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Hamdani, S.E., menghadiri sekaligus menyambut kunjungan kerja Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) X

Advertorial

DPRD Tanjabbar Gelar Paripurna Penyampaian LKPJ Bupati 2025

TANJABBAR - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tanjung Jabung Barat menggelar Rapat Paripurna Pertama Tahun 2026. Rapat paripurna tersebut dipimpi

Advertorial

Wakil Ketua II DPRD Tanjabbar Dampingi Fasha Safari Ramadhan, Berikan Santunan ke Panti Asuhan

TANJABBAR – Dalam rangka Safari Ramadhan Anggota DPR RI Syarif Fasha ke Kabupaten Tanjabbar,   Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Bara

Advertorial

Ketua DPRD Tanjabbar Dampingi Wabup Rapat Penyelesaian Tapal Batas di Kemendagri

JAKARTA – Memastikan penyelesaian konflik tapal batas antara Kabupaten Tanjabbar dan Tanjabtim, Ketua DPRD Tanjabbar Hamdani turut mendampingi Wakil Bupati Ta

Advertorial


Advertisement