ANTISIPASI COVID-19

Lapas Tanjabbar Perketat Aturan bagi Pengunjung Warga Binaan


Jumat, 27 Maret 2020 - 17:30:07 WIB - Dibaca: 971 kali

Pengecekan Suhu Tubuh bagi Pengunjung di LP Kelas II Tanjabbar.(son/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjab Barat memperketat pengawasan bagi setiap pengunjung yang datang menjenguk warga binaan. Setiap pengunjung yang datang, dilakukan pengecekan suhu tubuh, sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan lapas.

"Prosedur bagi pengunjung yang datang kita cek suhu badan, kalau diatas 38 derajat celsius, kita minta dia kembali ke rumah untuk istirahat saja," ujar Kepala Lapas Kelas II Bram Itam, Imam Siswoyo kepada awak media.

Bagi pengunjung tanpa gejala suhu tubuh, diperkenankan masuk ke lingkungan lapas namun diwajibkan membersihkan tangan dengan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

Selanjutnya petugas akan memberikan masker saat proses pengisian biodata pengunjung. Selama di dalam lingkungan lapas, kata Imam, pengunjung tidak boleh menyentuh teralis besi, pegangan pintu atau benda lainnya tanpa izin petugas.

"Pengunjung tidak ikut campur pegang-pegang pegangan pintu dan yang lainnya," katanya.

Standar antisipasi berupa penyemprotan disinfektan juga dilakukan di lingkungan lapas.

Kegiatan sterilisasi lingkungan dimulai dengan kerja bakti membersihkan lingkungan lapas.

Seluruh barang-barang tidak terpakai di dalam penjara ataupun lingkungan dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Kegiatan penyemprotan disinfektan juga dibarengi dengan fogging agar tidak ada penyakit DBD," katanya.

Imam menambahkan petugas lapas tidak memperbolehkan aktivitas kontak langsung antara warga binaan dengan pengunjung.

"Hanya kontak langsung tidak diizinkan, pasang penghalang berupa kaca dengan lubang jarak satu meter untuk mereka berkomunikasi," katanya.

‎Ditambahkan Imam, selain memberlakukan hal di atas, pihaknya juga membatasi jumlah dan melarang pengunjung di bawah usia sekolah. 

"Hanya satu orang saja yang boleh bertemu dengan penghuni LP," sebutnya.

Lebih lanjut Imam menyebutkan, nantinya sistem kunjungan akan lebih diperketat. Para pengunjung yang ingin bertemu keluarganya ‎tidak akan bisa bertatap muka langsung.

"Kita siapkan fasilitasnya. Sistem vidio call gitu. Jadi pengunjung dan warga lapas tidak bertatap muka langsung." jelas Imam. (*/Eds)‎

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement