ANTISIPASI COVID-19

Lapas Tanjabbar Perketat Aturan bagi Pengunjung Warga Binaan


Jumat, 27 Maret 2020 - 17:30:07 WIB - Dibaca: 1038 kali

Pengecekan Suhu Tubuh bagi Pengunjung di LP Kelas II Tanjabbar.(son/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II Tanjab Barat memperketat pengawasan bagi setiap pengunjung yang datang menjenguk warga binaan. Setiap pengunjung yang datang, dilakukan pengecekan suhu tubuh, sebagai antisipasi penyebaran Covid-19 di lingkungan lapas.

"Prosedur bagi pengunjung yang datang kita cek suhu badan, kalau diatas 38 derajat celsius, kita minta dia kembali ke rumah untuk istirahat saja," ujar Kepala Lapas Kelas II Bram Itam, Imam Siswoyo kepada awak media.

Bagi pengunjung tanpa gejala suhu tubuh, diperkenankan masuk ke lingkungan lapas namun diwajibkan membersihkan tangan dengan cairan pembersih tangan (hand sanitizer).

Selanjutnya petugas akan memberikan masker saat proses pengisian biodata pengunjung. Selama di dalam lingkungan lapas, kata Imam, pengunjung tidak boleh menyentuh teralis besi, pegangan pintu atau benda lainnya tanpa izin petugas.

"Pengunjung tidak ikut campur pegang-pegang pegangan pintu dan yang lainnya," katanya.

Standar antisipasi berupa penyemprotan disinfektan juga dilakukan di lingkungan lapas.

Kegiatan sterilisasi lingkungan dimulai dengan kerja bakti membersihkan lingkungan lapas.

Seluruh barang-barang tidak terpakai di dalam penjara ataupun lingkungan dimusnahkan dengan cara dibakar.

"Kegiatan penyemprotan disinfektan juga dibarengi dengan fogging agar tidak ada penyakit DBD," katanya.

Imam menambahkan petugas lapas tidak memperbolehkan aktivitas kontak langsung antara warga binaan dengan pengunjung.

"Hanya kontak langsung tidak diizinkan, pasang penghalang berupa kaca dengan lubang jarak satu meter untuk mereka berkomunikasi," katanya.

‎Ditambahkan Imam, selain memberlakukan hal di atas, pihaknya juga membatasi jumlah dan melarang pengunjung di bawah usia sekolah. 

"Hanya satu orang saja yang boleh bertemu dengan penghuni LP," sebutnya.

Lebih lanjut Imam menyebutkan, nantinya sistem kunjungan akan lebih diperketat. Para pengunjung yang ingin bertemu keluarganya ‎tidak akan bisa bertatap muka langsung.

"Kita siapkan fasilitasnya. Sistem vidio call gitu. Jadi pengunjung dan warga lapas tidak bertatap muka langsung." jelas Imam. (*/Eds)‎

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement