Lihat Anak Ini, Begitu Santai Melintas Jembatan Rusak


Minggu, 06 Agustus 2017 - 23:06:44 WIB - Dibaca: 1211 kali

Seorang Anak Berjalan di Jembatan Gantung yang Kondisinya Memprihatinkan di Kampung Serai Desa Parit Pudin.(It) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Seorang siswa sekolah dasar (SD) Negeri 26 Kampung Serai, Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Jambi tampak melintasi jembatan kayu yang terlihat sudah tak layak lagi untuk dilewati.

Meski dapat membahayakan, dia tetap melintas dengan berhati-hati melewati sejumlah kayu sebagai lantai jembatan yang sudah rapuh dan miring ke arah sungai. Pelajar laki-laki itu tampak terburu-buru menuju sekolahnya untuk belajar demi meraih cita-citanya.

Jembatan kayu ini terletak di Rt 04, Desa Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat, Provinsi Jambi. Jembatan semi permanen tersebut menjadi satu-satunya akses utama masyarakat setempat.

Meski jembatan itu rusak, warga menganggapnya penting karena sangat bermanfaat untuk mempersingkat waktu perjalanan mereka.

Amin, warga Desa Parit Pudin, menyebutkan bahwa kerusakan itu sudah berlangsung sejak lama.

Jembatan yang dimaksud sering digunakan oleh warga dan pelajar untuk pergi sekolah dan bekerja.

Tak bisa dibayangkan, jika jembatan itu tidak bisa digunakan, warga terpaksa berputar arah dengan mencari jalan yang lebih aman untuk dapat melintas dan harus memakan waktu lama.

"Rusaknya sudah sekitar 2-3 tahun,"kata Amin kepada wartawan, Rabu (2/8).

Dia menyatakan, bahwa warga sempat patungan dan memperbaiki sebagian kayu lantai jembatan. Namun, karena kondisi yang sudah rapuh dan sering dilintasi, jembatan kembali rusak dan rusak lagi.

Meski demikian, warga sekitar terus mengumpulkan uang dari rumah ke rumah secara swadaya demi melakukan perbaikan jembatan.

"Perbaikannya saat ini ya swadaya dari masyarakat dari rumah ke rumah,"terangnya.

Ia berharap Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tanjung Jabung Barat dapat segera membantu memperbaiki jembatan yang sangat dibutuhkan oleh warga dan para pelajar di Desa Parit Pudin itu.

"Daripada terjadi hal-hal yang tidak diinginkan pada anak sekolah,"tuturnya.

Dia mengaku prihatin, di tengah geliat pembangunan infrastruktur Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang sedang berkembang pesat, jembatan kayu tumpuan masyarakat tersebut malah justru belum juga diperbaiki oleh pemerintah setempat. 

"Jembatan nya sering pasang surut. Harapan kami dibangunkan jembatan beton," tandasnya.(*/Cr-02)

 Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement