Mediasi Konflik Lahan dengan PT WKS, Asisten II Dituding Berpihak ke Perusahaan


Selasa, 03 Maret 2020 - 17:25:06 WIB - Dibaca: 1387 kali

DPRD Tanjabbar Memfasilitasi Penyelesaian Konflik Lahan antara PT WKS dan Warga Teluk Nilau dengan Menghadirikan Instansi Terkait.(dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – DPRD Kabupaten Tanjabbaar memediasi penyelesaian konflik lahan 1.913 hektare antara warga Teluk Nilau dengan PT WKS. Mediasi ini dipimpin Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar, Selasa (3/3).

Uniknya, antara pimpinan DPRD dengan Asisten II Setda Tanjabbar H Erwin sempat berargumen. Asisten II dituding seolah berpihak dalam menyelesaikan konflik agraria ini.

Perdebatan singkat ini terjadi ketika Pimpinan DPRD Tanjabbar, Ahmad Jahfar berusaha menampung aspirasi warga Teluk Nilau yang merasa hak mereka sudah dirampas oleh pihak perusahaan selama bertahun-tahun.

"Pak Erwin, kalau pemkab enggan memediasinya gantian saya saja jadi bupatinya," kata Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar, meminta ketegasan Pemkab Tanjabbar di gedung DPRD Tanjabbar, Selasa (3/3/20).

"Sekarang persoalan konflik bukan persolan lahan. Ini seolah ada keberpihakan (pemkab), Pak Erwin suruh panggil kelompok tani. Pak Erwin sebagai wakil pemerintah bantu mediasi," lanjut Jahfar.

Senada, anggota Komisi II DPRD Tanjabbar, Syufrayogi Syaiful ikut bersuara.

"Mereka sekonyong konyong menyatakan itu lahan hak mereka semua, saya melihat pak Erwin dalam hal ini seolah cenderung membela pihak PT WKS," timpal politisi golkar ini, melontar kritikan.

Tak terima dirinya disebut berpihak ke perusahaan, H Erwin membantah ia berat sebelah dalam persoalan konflik lahan dengan pihak perusahaan.

"Maaf saya tidak ada kepentingan pak," bantah H Erwin dalam forum rapat. Mantan Kadishut Tanjabbar ini membantah jika dirinya dituding main mata dengan pihak PT WKS.

"Persoaln ini persoalahan lahan pak. Dikuasai empat kelompok tani mereka itu yang mengklaim," sambungnya.

Terpisah, perwakilan PT WKS Setiadi mengatakan dasar penguasaan lahan Areal Pengguna Lainnya (APL) oleh empat kelompok tani berdasarkan surat permohonan pola kemitraan.

"Jadi atas dasar surat permohonan dari mereka empat kelompok tani tersebut,” kata Setiadi.

Diberitakan sebelumnya, warga Teluk Nilau yang mengaku tanahnya dirampas PT WKS sempat melakukan aksi demo ke DPRD Tanjabbar didampingi Serikat Tani Nasional.

Lahan ini diyakini petani sebagai tanah adat dan berstatus Areal Pengguna Lainnya (APL).

Jon Akbar, Korlap Aksi beberapa pekan lalu mengungkapkan kekecewaan masyarakat terhadap sikap DPRD Tanjabbar yang sejauh ini belum bisa menyelesaikan konflik agraria antara masyarakat yang dirugikan dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di wilayahnya.

Kata dia, tanah ini diperuntukkan kepada Petani, bukan untuk Koorporasi. Selama delapan belas tahun, kata Jon Akbar, tanah ini sudah digarap PT WKS bekerja sama dengan kelompok tani Tebing Tinggi.

Sebagaimana yang tertuang dalam Perda nomor 8 Tahun 2008 tentang batas penetapan wilayah Kabupaten Tanjung Jabung Barat, bahwa lahan ini adalah lahan adat yang dicaplok PT WKS, warga menuntut lahan seluas 1913 Ha dikembalikan.(/hky/nik)

Editor: Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement