KUALATUNGKAL - Tak seperti anak sebayanya, perempuan cilik ini harus menikmati hari-harinya dengan meminta-minta di salah satu warung kopi, di Pelabuhan Ampera, Rabu siang.
Tanpa alas kaki, dia berpindah-pindah dari satu meja ke meja lainnya.
Ada yang memberikan uang recehanan, ada pula yang tak memperdulikannya sama sekali.
"Pak minta makan," ujar anak itu sembari menolak uang Rp 2.000 yang diberikan salah satu pengunjung warung kopi.
Kepada infotanjab.com, anak ini mengaku tak sekolah. Dia mengaku tinggal tak jauh dari Pasar Ikan. Tak banyak basa-basi, anak malang ini pun berlalu dan berpindah ke meja lainnya.
Ada yang risih dan ada pula warga yang merasa iba terhadapnya. Terbukti, beberapa pengunjung warung kopi sempat menanyakan identitas anak tersebut dan keberadaan orang tuanya.(*)
Editor : Andri Damanik
JAMBI – Perjalanan karier RB (46) sebagai aparatur sipil negara (ASN) di institusi pemasyarakatan kembali menjadi sorotan. Setelah beberapa kali dikaitkan
Oleh: Dr. Mochammad Farisi, LL.M Dosen FH UNJA & Direktur Pusat Kajian Demokrasi dan Kebangsaan (Pusakademia) Pemandangan penegakan hukum kita belakangan ini m
JAMBI - Tiga advokat dari Kantor Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Siginjai, yakni Firmansyah, Yuskandar, dan Nofriyanto, secara resmi telah mengajukan surat keberata
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., membuka langsung Rakernis Fungsi Intelkam Polda Jambi dan jajaran, di Aula Balai Bhayangkara Sigi
TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar nai