Pasar Parit Satu Sepi, Puluhan Pedagang Nekad Pindah Jualan ke Lokasi Lama


Senin, 13 Mei 2019 - 17:24:54 WIB - Dibaca: 1228 kali

Kondisi Pasar Parit Satu yang Sudah Ditata Pemerintah Tahun Kemarin, Kini Kembali Sepi. Banyak Pedagang yang Kabur ke Lokasi Lama.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pasar Parit Satu Kelurahan Tungkal Harapan tampak sepi. Selain sepi pengunjung, sebagian besar pedagangnya berpindah jualan ke lokasi lama, sepanjang Jalan Nasional.

Hal ini menimbulkan kegelisahan bagi pedagang lainnya, yang masih bertahan di lokasi yang disiapkan pemerintah.

Informasi yang dihimpun di lapangan, setidaknya ada 170 pedagang yang terdaftar di Pasar Parit Satu. Hampir separuhnya berpindah ke tempat lama, yakni di Jalan Nasional.

Ismail, pedagang ayam ditemui infotanjab.com di Pasar Parit Satu, mengaku kecewa lantaran tidak ada sanksi bagi pedagang yang berpindah ke tempat lama.

Ismail mengatakan para pedagang di Parit Satu terpaksa protes dengan tidak membayar retribusi dalam dua bulan terakhir.

“Tidak ada ketegasan dari pemerintah. Dulu semuanya dipindahkan, dengan komitmen bersama. Dan sekarang ada yang tidak betah, pindah ke tempat lama,” ujar Ismail.

Dia berharap ada penertiban dari pemerintah terhadap pedagang yang berjualan di tepi jalan. “Kalau begitu kami juga akan ramai-ramai jualan di pinggir jalan, selepas lebaran,” kata Ismail.

Sewa Lapak Rp 10 Juta

Pedagang Ayam, Ismail ditemui di Pasar Parit Satu mengatakan, untuk pindah ke lokasi lama harus menyiapkan modal untuk sewa tempat Rp 7 juta hingga Rp 10 juta per lapak.

Sementara dirinya sudah mengeluarkan biaya besar membuat lapak sendiri di lokasi yang disiapkan pemerintah.

Susilo warga lainnya, mengatakan bahwa isterinya yang berjualan sayuran di Pasar Parit Satu terpaksa bertahan di lokasi yang disiapkan, meski pengunjung sepi.

Jika harus berpindah lagi ke lokasi baru, harus mengeluarkan biaya besar. “Ya sewa tempat lagi, sampai Rp 7 jutaan. Sementara kita sudah keluar biaya untuk modal jualan. Kalau pindah ke sana, takutnya digusur lagi, jadi kerja dua kali,” kata Susilo kepada infotanjab.com

Tak jauh beda yang dialami Abdullah, pedagang lainnya. Dia mengaku keberatan dengan kondisi saat ini. Dalam sehari, omset yang dia terima tak menutupi modal yang dia pakai untuk berjualan daging ayam.

“Kayak mana mau untung mas, modal aja gak balek. Sering tekor. Orang sepi sekarang kesini, kalau dulu masih ramai ada 19 lapak ayam disini, masih ramai yang kesini. Sekarang sudah bubar sebagian,” jelasnya.

Terpisah, Harianja, salah satu pemilik toko manisan di Jalan Nasional membenarkan ada jual beli lapak pedagang di lokasi Jalan Nasional. Perlapak bisa puluhan juta sewanya per tahun.

“Sudah gak ada lagi tempatnya. Mana dapat Rp 6 juta sewanya,” kata Harianza ditemui di tokonya.

Dia menegaskan, tidak mengetahui secara persis alasan pedagang parit satu berpindah ke lokasi lama, padahal akses jalan, tempat dan kamar mandi telah disiapkan pemerintah.

“Gak tahu juga, mungkin karena disini ramai dan orang gampang belanja,” kata dia.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Tanjabbar, Ir Amdani mengatakan bahwa soal ini sudah diserahkan ke Diskoperindag.

“Bisa tanyakan Kadiskoperindag, saya gak tahu persis. Harus ada penegasan dari dinas terkait,” ujar Amdani ditemui di ruang kerjanya, Senin siang (13/5).

Seperti diketahui, pada 2018 silam, pedagang parit satu yang berjualan di Seputaran Jalan Nasional terpaksa dipindahkan ke lokasi yang disiapkan pemerintah, Jalan Harapan.

Pemindahan ini lantaran ada peningkatan jalan, pembangunan Rigit Beton di Jalan Nasional. Sempat terjadi penolakan dari pedagang, namun akhirnya disetujui setelah ada mediasi dari beberapa pihak.(*/nik)

Editor : It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement