Pasar Unja Semakin Semrawut, Lapak Banyak Tak Terisi


Kamis, 20 Juni 2019 - 15:44:33 WIB - Dibaca: 953 kali

Pasar Parit Satu Unja Semakin Semrawut dan Terlihat Banyak Lapak yang Tak Terisi.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pasca lebaran, Pasar Parit Satu Unja semakin sepi. Para pedagang yang berjualan di pasar tradisional ini hanya belasan orang, baik itu pedagang sayuran, pecah belah maupun daging ayam.

Tampak sejumlah lapak ikan dan ayam kosong melompong. Kondisi pasar kian semrawut.

Sementara yang lain masih bertahan di sepanjang bibir jalan Rigit Beton, Jalan Nasional. Sebelumnya, mereka yang pindah jualan ke lokasi asal, rela mengeluarkan biaya sewa tempat yang tinggi, di kisaran Rp 10 hingga Rp 14 juta.

Salah seorang pedagang yang ditemui infotanjab.com di Pasar Parit Satu Unja, tak banyak berkomentar. Mereka terlihat pasrah dengan kondisi yang terjadi.

Mereka yakin, meski banyak pedagang lainnya yang pindah jualan, pembeli bakal tetap datang ke Pasar Parit Satu Unja.

“Kalau rejeki gak kemana. Kita mau pindah kesana lagi, lapak sudah diisi, apalagi kita tidak ada modal juga untuk bayar sewa tempat. Disini malah gratis, kita bersyukur aja,” kata wanita dengan logat Batak ini.

Diakui dia, para pedagang masih menunggu keputusan dari pemerintah daerah. “Kita percuma ngomong, toh juga gak ada solusi,” ujarnya lagi.

Sementara itu, Kepala Diskoperindag Tanjabbar Syafriwan SE ditemui infotanjab.com di kantornya, Kamis (20/6) mengatakan, pihaknya akan mempertanyakan kembali ke pedagang yang pindah ke lokasi lama, kenapa enggan pindah ke pasar Unja.

“Siang ini kita rapat dengan pedagang, baik itu yang di Unja maupun di Jalan Nasional. Kita undang, apa sebenarnya masalahnya,” kata Syafriwan.

Pihaknya sudah berkali-kali menyampaikan agar pedagang tidak pindah dari Pasar Unja. Apalagi fasilitas seperti jalan, air bersih dan musalla sudah disiapkan.

“Itu semuakan dana APBD, parkiran juga sudah disiapkan. Apalagi kurangnya. Makanya kita lakukan pertemuan dulu, nanti kita tanyakan lagi,” ujarnya.

Jika para pedagang yang ada di Jalan Nasional tidak bisa diajak koordinasi, Disperindag akan memberikan lapak kepada pedagang lain yang mau berjualan di pasar Unja.

Dengan catatan, mereka yang jualan di Jalan Nasional tidak diberi hak untuk berjualan di lokasi itu, dan juga tidak diberi tempat di pasar Unja.

“Di Pasar Parit Satu Unja tidak dikasih lapak, di Jalan Nasional juga tidak diberi hak untuk jualan. Karena itu bukan peruntukannya,” jelas dia.

Bagi pedagang yang masih bertahan di Pasar Parit Satu Unja, lanjut Syafriwan, Disperindag berterima kasih, karena komitmen dengan kesepakatan awal.

Apalagi, tambah Syafriwan, pada Agustus mendatang akan ada pembangunan Pasar tradisional permanen, bantuan Kementerian Perdagangan dan Perindustrian. Bangunan baru akan banyak menampung jumlah pedagang.

“Nanti juga kita siapkan lapangan parkir, taman diperindah. Supaya penataan pasar lebih baik,” jelasnya.(*)

Editor: It Redaksi

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement