Pedagang Pasar Bedug Jualan di Jalan Melati, Bayar Rp 130 ribu per Lapak


Senin, 06 Juni 2016 - 16:40:41 WIB - Dibaca: 2565 kali

Pedagang Pasar Bedug Sepakat untuk Berjualan di Jalan Melati.(IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pasar Bedug mendadak pindah ke Jalan Melati. Meski tak bertenda, para pedagang makanan yang menjajakan santapan berbuka puasa tetap semangat. Hari pertama mereka berjualan, tanpa ada peresmian dari Pemkab Tanjabbar.

Sebelumnya, berdasarkan hasil rapat dengan Panitia Amaliah Ramadhan, lokasi Pasar Bedug dan Pasar Obral dipusatkan di Jembatan Anjungan Marina atau lebih dikenal Water Front City (WFC). Hujan deras dan angin kencang yang terjadi dua hari lalu, merobohkan tenda-tenda pasar bedug yang telah disiapkan Pemkab.

Pedagang pasar bedug akhirnya berinisiatif untuk berjualan di lokasi lama, yakni di Jalan Melati, disamping memang lokasinya cukup strategis.

“Bagaimana mau jualan di WFC, tendanya juga roboh dan sebagian masuk ke sungai,” kata Makni, salah satu pedagang kue di Jalan Melati.

Makni mengaku lebih nyaman berjualan di Jalan Melati, meski tenda belum terpasang. Dia menyewa dua lapak, dengan tarif sewa per lapak Rp 130 ribu.

“Saya pakai dua meja, per lapak biayanya sama seperti tahun kemarin, Rp 130 ribu,” kata Makni.

Ida, pedagang lainnya juga merasa nyaman berjualan di Jalan Melati ketimbang di WFC. “Lebih enak di sini saja, kita di sana jauh dari pasar, dan angin kencang,” ungkap Ida.

Sementara itu, Kepala Kantor Pengelolaan Pasar Kebersihan dan Tata Bangunan Nasroel Effendi membenarkan, lokasi pasar bedug pindah ke Jalan Melati. Sementara ini belum dilakukan peresmian oleh Bupati, lantaran tenda belum terpasang.

“Karena mendadak, jadi tenda akan kita pasang secara bertahap. Perlu waktu tiga hari masang tenda tersebut. Di WFC, sebagian tenda masuk ke sungai karena tertiup angin dua hari lalu,” kata Nasroel.

Tragedi robohnya  tenda pasar di WFC, pihaknya berinisiatif mengarahkan pedagang untuk berjualan ke Jalan Melati.

“Memang permintaan pedagang juga, ingin berjualan di Jalan Melati,” jelasnya.

Soal ini, kata Nasroel, telah dilaporkan ke Bupati melalui Asisten Ekbang, bahwa ada perpindahan lokasi pasar bedug. Sejauh ini, dia masih mendata berapa banyak pedagang yang berjualan di Jalan Melati.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement