Pekerja Kebersihan Minta Perlindungan dengan Dinas Tenaga Kerja


Kamis, 27 Juni 2019 - 14:43:56 WIB - Dibaca: 1679 kali

Tenaga Kebersihan Rumah Sakit.(Ilustrasi/net) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Sejumlah pekerja kebersihan RS KH Daud Arif berkonsultasi ke Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Tanjabbar, mengadukan nasib mereka.

Mereka berkonsultasi soal adanya permintaan dari pihak perusahaan membuat surat pernyataan pengunduran diri dari Program BPJS Ketenagakerjaan diatas materai.

Para pekerja ini diterima oleh Kabid Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial, Ahmad Firdaus S.St, Kamis pagi.

Menurut Ahmad Firdaus, selagi perusahaan selaku penyedia tenaga kerja, mempekerjakan karyawannya, berhak menyertakan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Hal ini merupakan aturan baku yang diatur dalam UU Ketenagakerjaan. Terkait hal ini, Disnaker akan segera menyurati pihak CV Sumatra dan berkoordinasi dengan RSD KH Daud Arif.

“Aturannya jelas, kalau karyawannya masih bekerja kenapa diputus BPJSnya, apalagi disuruh buat surat pernyataan diatas materai,” ujarnya.

Langkah awal, kata Firdaus, Disnaker akan melakukan pembinaan dan menyurati pihak perusahaan. Jika memang ada yang diberhentikan secara sepihak, Disnaker akan memanggil dan melakukan mediasi dengan pihak perusahaan.

“Ya sanksi seringannya adalah penutupan perusahaan, itu aturan,” ujarnya.

Selain itu, CV Sumatra ternyata tidak mendaftarkan perusahaannya ke Disnaker maupun secara online. Apalagi, para karyawan menerima upah jauh dari Upah Minimum Kabupaten yang ditetap Dewan Pengupahan Kabupaten.

“UMK itu Rp 2.463.000. Para pekerja kebersihan ini hanya nerima Rp 1.250.000. Ini jauh dari UMK, apalagi gaji pekerja ini dibiayai dari APBD juga,” ungkap A Firdaus.

Kembali soal BPJS, Firdaus menyarankan agar pekerja tidak membuat surat pernyataan pengunduran diri dari Program BPJS Ketenagakerjaan. Pasalnya, BPJS merupakan protect bagi karyawan jika terjadi kecelakaan kerja dan sebagainya.

“Tadi saya sudah cek ke BPJS, memang mereka (karyawan,red) sudah tidak lagi masuk dalam peserta BPJS. Itu permintaan dari perusahaan sebelum bulan puasa lalu,” timpalnya.

Untuk diketahui, dalam dua tahun belakangan ini, para pekerja kebersihan di pihak ketigakan oleh RS KH Daud Arif dengan rekanan. Sementara sebelumnya, mereka dipekerjakan langsung dengan rumah sakit.

Dalam sehari, jam kerja para pekerja ini delapan jam. Pada ruangan tertentu, mereka dibagi dalam tiga shift, seperti ruang UGD dan ruang operasi. Ruangan lain rata-rata dua shift. Sementara ruang kantor dan poli, rata-rata satu shift.

Sedangkan jadwal libur mereka dipastikan tidak ada. “Kami inisiatif libur, dengan cara gantian ama kawan, sistem change,” ujarnya.

Sementara itu pihak CV Sumatra selaku rekanan rumah sakit yang menyediakan tenaga kerja kebersihan ini, belum berhasil dikonfirmasi infotanjab.com.

Direktur RSD KH Daud Arif dr Elfry Syahril dihubungi infotanjab.com, Senin (17/6) lalu membenarkan adanya tenaga outsourcing bagi pekerja kebersihan.

Menurut Elfry, soal BPJS Ketenagakerjaan tidak ada kaitan dengan pihak rumah sakit. Pihaknya hanya mengeluarkan anggaran per triwulan sesuai kontrak yang dibuat.(*/nik)

Editor: IT Redaksi

Baca Juga: Dipaksa Buat Surat Pernyataan Mundur dari BPJS Ketenagakerjaan




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement