Pembangunan Lapangan Volley dan Bulutangkis Ternyata Proyek Aspirasi DPRD


Selasa, 31 Mei 2016 - 15:04:36 WIB - Dibaca: 1929 kali

DPRD Kabupaten Tanjab Barat.(net/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Banyak anggaran rutin di Dinas Pemuda Olahraga Kebudayaan Pariwisata (Dispora) Kabupaten Tanjabbar yang tidak terealisasi di tahun 2016. Diantaranya, kegiatan pementasan di Taman Mini Indonesia, Kegiatan Hiburan Rakyat menyambut HUT RI, anggaran operasional Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) dan sejumlah anggaran lainnya.

Uniknya, dari beberapa anggaran rutin yang terpangkas tahun ini akibat defisit tahun lalu, muncul kegiatan fisik tanpa perencanaan murni dari Disporabudpar Tanjabbar. Kegiatan yang dimaksud berupa pembangunan lapangan volly dan bulutangkis.

Kepala Disporabudpar Tanjabbar Drs Juhardin tak menampik hal ini, saat dihubungi infotanjab.com, Selasa (31/5).

Juhardin mengatakan, pemangkasan anggaran tahun ini tak sebanyak tahun lalu, yang totalnya mencapai 40 persen.

“Tahun 2015 lalu sampai 40 persen, tahun ini memang ada beberapa anggaran rutin yang tidak terealisasi,” kata Juhardin.

Juhardin juga tak membantah ada anggaran fisik yang muncul tanpa usulan dari Disporabudpar, yakni pembangunan lapangan volley dan bulutangkis. “Jumlahnya sekitar 17 lapangan, itu aspirasi dari DPRD,” kata Juhardin.

Hanya saja, ada kendala dalam pembangunan lapangan volley, dimana anggarannya tidak memadai. Untuk daerah rawa, seharusnya anggaran satu unit lapangan volley sekitar Rp 70 juta, sedangkan di tanah keras, sekitar Rp 60 juta.

“Yang ada sekarang ini, anggarannya di bawah itu. Kita khawatir, ada item yang kurang, karena dananya kurang memadai,” timpalnya.

Terpisah, Anggota Komisi III DPRD Tanjabbar, Syafrizal Lubis membenarkan, bahwa lapangan volley yang dianggarkan di Disporabudpar Tanjabbar merupakan aspirasi DPRD. Syafrizal, mengaku, usulan yang dia ajukan hanya satu lapangan volley yakni berlokasi di Bram Itam.

“Saya tidak tahu, kalau totalnya ada 17 lapangan, termasuk lapangan bulutangkis,” kata politisi Partai Golkar ini.

Menurut Ogek, sapaan akrabnya, lapangan volley yang diusulkan tersebut merupakan aspirasi dari masyarakat. Dalam hal ini, dia tidak mengintervensi pelaksanaan di lapangan.

“Kita hanya usulkan saja, dan memang disetujui oleh TAPD Tanjabbar pada saat pembahasan di dewan akhir tahun lalu,” kata Ogek dihubungi infotanjab.com, Selasa siang.

Ditanya siapa saja yang mengusulkan lapangan volley dan lapangan bulutangkis tersebut, Ogek tidak mengetahuinya. “Yang saya usulkan cuma satu lapangan saja, selebihnya saya tidak tahu,” kata Ogek lagi.(*)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Posisi Polri Dibawah Presiden Sudah Sesuai Dengan Struktur Pemerintahan Indonesia

Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun

Opini

Pastikan Keamanan Ibadah, Polres Tanjab Barat Kawal Pesta Perak 25 Tahun HKBP Simpang Rambutan

TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes

Advertorial

Kapolda Jambi Dianugerahi Gelar Adat Adipati Utamo Siginjai Sakti

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G

Berita Daerah

Polda Jambi Kerahkan 123 Personel Gabungan, Evakuasi Korban Tertimbun Longsor di Sarolangun

SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar

Berita Daerah

SN Simpan Narkoba dalam Kotak Rokok, Kini Diamankan di Polres Tanjabbar

KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna

Hukum & Kriminal


Advertisement