Pembangunan Pasar Kawasan Sungai Saren Terancam tidak Diterima Pemkab


Minggu, 29 Januari 2017 - 16:17:08 WIB - Dibaca: 1505 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Pembangunan Pasar Sungai Saren di Kecamatan Bramitam belum rampung, dikhawatirkan Pemkab Tanjabbar tidak akan menerima pembangunan pasar tersebut.

Peltu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Mulyadi membenarkan jika proyek tersebut belum selesai, sehingga belum ada serah terima.

"Infomasinya pihak rekanan mengajukan perpanjangan kontrak kerja,” ujar Mulyadi melalui telepon seluler pekan lalu.

Sementara itu, Sekretaris Dinas Saleh, saat dikonfirmasi mengatakan hal yang sama.

“Proyek tersebut belum ada diserah terimakan, karena proyek tersebut belum rampung. Infonya pekerjaan diperpanjang waktunya. Kalau kondisi pembangunan hanya sebatas itu saja, kita tidak akan terima,” kata Saleh.

Disinggung sejauh mana pengawasan dinas dalam pembangunan tersebut, Saleh mengaku pihaknya tidak melakukan pengawasan, karena langsung dihandle pusat.

“Pengawasnya ditunjuk dari Pusat semua. Kita hanya menunggu selesai dan menerimanya. Untuk lebih jauh soal pekerjaan ini coba tanya saja langsung sama Ikip, dia orang kepercayaan rekanan yang mengerjakan proyek ini untuk mengawas di lapangan,” terang Saleh.

Sayangnya Ikip, orang kepercayaan rekanan tersebut, dicoba dihubungi via telepon selulernya tidak ada jawaban.

Sebelumnya diberitakan, pertemuan Januari lalu, pembangunan Pasar di Desa Bram Itam Kiri, Kecamatan Bramitam, masih belum rampung.  Mirisnya lagi, pembangunan yang bersumber dari APBN, Kementrian Desa, Pembangunan Daerah tertinggal dan Transmigrasi ini diduga asal jadi.
Pasalnya dari pembangunan yang dikerjakan tidak sesuai dengan harapan, dan pada bagian bangunan tampak retak.

Salah satu warga saat disambangi mengatakan, pihaknya merasa kecewa dengan pembangunan pasar ini, karena sepertinya pengerjaan yang dilakukan diduga asal jadi.

”Mengapa kita bisa berbicara seperti itu, sebab sesuai dengan kenyataannya," kata warga yang enggan menyebutkan namanya ini.

Menurutnya, pembangunan pasar jika dilakukan seperti ini  justru cukup membahayakan kedepannya.

“Bagaimana kita tidak khawatir. Memang untuk saat ini aman-aman saja, tapi kedepannya bagaimana,” ucapnya.

Lurah Bram Itam Kiri Zunaidi mengatakan, pihaknya akan melakukan peninjauan adanya laporan tersebut dan memastikan hasil pengerjaaan yang dilakukan pihak rekanan.

”Disini kita tidak bisa berbuat banyak, namun apabila hal ini benar kita akan laporkan pengerjaan ini kepada instansi yang terkait agar apa yang dikerjakan rekanan tidak bisa sembarangan, ” ungkap Lurah. (*)

Penulis : Den

Editor   : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement