SENYERANG - Penggunaan dana desa di sejumlah desa di Kabupaten Tanjabbar terbilang tidak tepat sasaran. Misalnya di Desa Kempas Jaya, Senyerang, pemerintah desa memaksakan pembangunan PLTD, sementara masih banyak jalan yang rusak di desa setempat. Sebagaimana dituturkan Heri, warga setempat saat dikonfirmasi infotanjab.com, Jumat.
Menurut dia, di Kempas Jaya sudah ada PLTD swasta, terlebih di masing-masing parit (dusun, red). Sehingga, kebutuhan listrik di beberapa dusun di Kempas Jaya telah teratasi, meski ditanggulangi swasta.
"Memang listrik prioritas, tapi yang lebih utama itu pembangunan infrastruktur di parit-parit. Apalagi akses ke sekolah, banyak jalan becek, menyulitkan anak sekolah," kata Heri.
Heri menyebut, anggaran desa yang dikucurkan Kementerian Desa hampir Rp 600 juta itu, jangan dialokasikan seluruhnya ke pembangunan PLTD. Anehnya lagi, rencana pembangunan PLTD tahun ini di Kempas Jaya tanpa ada musyawarah dengan masyarakat.
"Kita khawatir ada permasalahan baru, seandainya PLTD dibangun. Lantaran banyak pengusaha yang mengelola listrik swasta, tentu akan mematikan usaha mereka. Disamping itu, ada bantuan genset dari pemerintah daerah beberapa tahun lalu, akan mubazir," ujar Heri.
Heri berharap, dana desa yang ada digunakan secara prioritas, untuk infrastruktur. Mengenai listrik, ada harapan pembangunan PLTS melalui Dinas ESDM Provinsi Jambi.(*)
Editor : Andri Damanik
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna