Program Destana Menyedot Dana Setengah Miliar Lebih


Senin, 08 Januari 2018 - 20:29:24 WIB - Dibaca: 1471 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Program Desa Tangguh Bencana (Destana) diluncurkan hanya dua bulan lebih, Oktober hingga Desember 2017. Fantastis, program yang dimotori Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP) ini menyedot dana Rp 650 juta.

Seyogianya, program ini berjalan selama enam bulan. Hanya saja, dana yang tersalur ke rekening Penanggungjawab Kegiatan di BPBD Tanjab Barat pada Oktober 2017. Mau tidak mau, program pusat ini dipaksakan berjalan.

Sempat terjadi penolakan oleh mantan Kepala Pelaksana BPBD Tanjab Barat Ir H Erwin pada saat itu, untuk tidak melaksanakan kegiatan ini. Hanya saja, Kabid kesiapsiagaan Sarana dan Prasarana BPBD Kabupaten Tanjab Barat selaku Penanggungjawab kegiatan yang ditunjuk tetap melaksanakannya.

Kepada Infotanjab.com, Ir Erwin mengatakan, dia memang tidak merekomendasikan pelaksanaan Destana, mengingat waktu yang singkat pada Oktober 2017 lalu. Disamping itu, dia belum mengetahui karakter dari bawahannya, apalagi dengan dana sebesar itu dikhawatirkan tidak teralokasi dengan baik.

"Bendahara juga orang baru, baru jadi bendahara. Saya belum tahu dengan kinerja bawahan, karena orang baru semua. Disamping itu, waktunya sangat mepet, karena pencairan dananya terlambat.Intinya rawan untuk dilaksanakan," jelas H Erwin yang saat ini menjabat sebagai Staf Ahli Bupati ini kepada Infotanjab com, Senin malam.

Mengenai besaran dana, Erwin menyarankan Infotanjab.com menanyakan langsung kepada penanggungjawab kegiatan. "Harusnya DESTANA ini berjalan di Bulan Mei, namun dananya cair di Oktober, makanya sangat rawan untuk dilaksanakan," timpal H Erwin lagi.

Sementara itu Kabid Kesiapsiagaan Sarana dan Prasarana BPBD Tanjab Barat Idris, dihubungi Infotanjab.com, Senin malam (8/1) belum berhasil dikonfirmasi. Dihubungi via ponselnya melalui 082378037xxx tidak ada jawaban. Dilayangkan pesan singkat, tidak ada jawaban.

Informasi yang dihimpun Infotanjab.com, ada empat desa yang mendapat program Destana di Tanjab Barat, dua desa di Kecamatan Tungkal Ulu dan dua desa di Kecamatan Betara. Kegiatan program Destana ini diantaranya pembentukan Relawan, seminar dengan melibatkan narasumber dari Kepolisian, TNI dan Pemadam Kebakaran.

Program Desa Tangguh Bencana (Destana) bertujuan mendorong terwujudnya ketangguhan masyarakat dalam menghadapi bencana yang lebih terarah, terencana, terpadu, dan terkoordinasi. Mendorong sinergi dan itegritas seluruh program yang ada di desa. Meningkatkan kemandirian masyarakat desa. Mendorong integrasi upaya – upaya pengurangan resiko bencana dalam pembangunan desa dan membentuk desa/kelurahan tangguh bencana yang dapat menjadi pilot project.(*)

Editor : Tim Redaksi

 

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement