PENANGANAN IBU HAMIL

Puskesmas Senyerang MoU dengan Seluruh Dukun Beranak


Rabu, 06 Desember 2017 - 01:25:38 WIB - Dibaca: 1684 kali

Sosialisasi Puskesmas Senyerang sekaligus MoU dengan Seluruh Dukun Beranak di Kecamatan Senyerang, Selasa (5/12).(IT) / HALOSUMATERA.COM

SENYERANG - Penanganan ibu hamil ternyata tidak meninggalkan cara konvensional. Buktinya, Puskesmas Senyerang membuat MoU denga seluruh dukun kampung di daerah setempat.

Penandatangan MoU ini digelar di Kantor Lurah Kecamatan Senyerag, Selasa siang (5/12).

turut hadir diacara sosialisasi tersebut staf dari Kecamatan Senyerang, seluruh bidan di Kecamatan Senyerang dan para dukun kampung se Kecamatan Senyerang.

Sri Ngatin (60) salah satu dukun kampung yang tinggal di Parit Tujuh Desa Kayu Aro saat ditemui infotanjab.com mengatakan, dirinya telah melakoni peran sebagai dukun beranak sekitar 10 tahun di kampungnya.

Atas MoU dengan puskesmas setempat, Sri Ngatin berterima masih kepada pihak puskesmas yang tidak mengabaikan jasa dukun kampung dalam menangani ibu hamil saat melahirkan.

"Kita mengapresiasi atas kebijakan yang diciptakan oleh pihak puskesmas terhadap kami selaku dukun kampung yang dipinta berperan penting dan terus memberikan pelayanan dalam penanganan ibu hamil. Alhamdulillah kami diberi honor sebesar Rp 50 ribu per pasien, " tutur Sri.

Terpisah, Kepala Puskesmas Senyerang dr Lenni Napitupulu mengatakan sosialisasi dan MoU ini hanya pembaharuan aja. Sebelumnya kerjasama ini sudah terjalin antara puskesmas dan dukun beranak.

Lenni menuturkan, agar setiap dukun kampung dalam menangani pasien ibu hamil, jangan lupa memanggil bidan setempat. Pasalnya, keselamatan ibu dan anak sangatlah diutamakan.

"Saya mengharapkan kerjasamanya Dukun Kampung dalam penyelamatan ibu yang melahirkan, " ucap Lenni.

Kasi Pelayanan Umum Kecamatan Senyerang H Kardi memberikan apresiasi kepada puskesmas senyerang telah menjalin kerjasama dengan dukun kampung dalam penanganan ibu hamil.

Senada, H Kardi juga berharap agar dukun kampung tidak bertindak sendiri dalam menangani ibu hamil.

"Sesuai yang disampaikan tadi kami dari pihak kecamatan juga berharap agar para dukun kampung melibatkan bidan setempat dalam penanganan ibu dan bayi, " ucap Kadir.(*/haidir)

Editor : Andri Damanik




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement