Sepekan Terakhir Air Ledeng Stop, Ada Kebocoran Pipa di Senyerang dan Tebing Tinggi


Senin, 25 November 2019 - 13:40:21 WIB - Dibaca: 1025 kali

Perbaikan Pipa Air Bersih di Desa Pembengis Beberap Waktu Lalu.(Dok/IT) / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL – Persoalan air bersih di Kualatungkal tak juga kunjung tuntas. Buktinya, dalam sepekan terakhir, distribusi air dari Tebing Tinggi ke Reservoir Parit Panting terhenti.

Informasi yang dihimpun infotanjab.com, ada kebocoran pipa di beberapa titik, diantaranya jalur Senyerang – Teluk Nilau, dan di Desa Adi Jaya, Jembatan Besi Kecamatan Tebing Tinggi.

Salah satu warga Jalan Panglima, RT 10, Kelurahan Tungkal III mengakui jika dalam seminggu terakhir air ledeng di rumahnya tidak mengalir.

Mau tidak mau, dia menggunakan air bor untuk kebutuhan sehari-hari. “Sudah seminggu gak hidup,” ujarnya.

Begitu juga Ilham, warga Jalan KH Dewantara, RT 11, Kelurahan Patunas, membenarkan jika dalam sepekan terakhir, air ledeng tidak mengalir ke rumahnya.
Sebelumnya, air mengalir pada aktu-aktu tertentu, yakni pada malam hari. “Itupun harus kita sedot pake mesin, baru airnya bisa mengalir,” ujarnya.

Dikatakan Ilham, untuk kebutuhan hari-hari dia terpaksa membeli air dari pengelola sasta, per drumnya Rp 7.000.

“Iya terpaksa beli air lah, nunggu air PDAM belum hidup,” tandasnya.

Terpisah, Anggota Komisi II DPRD Tanjabbar Suprayogi menilai program air bersih yang telah menyedot anggaran daerah ratusan miliar ini dinilai gagal.

Kata dia, sampai hari ini dirinya pesimis jika air bisa mengalir dari Tebing Tinggi ke Kualatungkal. “Ya kalau dibiarkan tentu mangkrak, kedepannya memang harus ditata ulang lagi. Disini ada kekeliruan mainset, terutama manajemen keuangannya dan perencanaan aal,” tandasnya.

Dikatakan Yogi, siang ini akan digelar rapat bersama dengan para penggiat LSM membahas kelangsungan program air bersih, dengan mengundang semua pihak yang terlibat.

“Kita akan bahas habis-habisan, dan bagaimana pertanggungjawaban dinas terkait, dalam hal ini Dinas PUPR Tanjabbar,” tutur mantan aktivis ini.

Hingga berita ini dipublish, belum ada penjelasan dari Kadis PUPR Tanjabbar Ir Andi Achmad Nuzul. Dihubungi via pesan WhatsApp, tidak ada jawaban, Senin (25/11).(*/nik)

Editor: It Redaksi




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Gerak Cepat, Bupati Anwar Sadat Tinjau Karhutla di Bram Itam

TANJAB BARAT — Menunjukkan respons cepat terhadap kejadian kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., langs

Advertorial

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah


Advertisement