Syafriwan : Kriteria Penduduk Miskin di Daerah Pesisir Harus Dibedakan


Senin, 06 Februari 2017 - 20:55:57 WIB - Dibaca: 1489 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Asisten II bidang Pemerintahan dan Ekonomi, Safriwan menanggapi serius soal kriteria penduduk miskin yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Syafriwan, harus ada perbedaan kriteria dalam menilai dan memasukan penduduk miskin yang tinggal di dataran rendah (daerah pesisir) dan dataran tinggi. Terutama mengenai salah satu kriteria soal lantai rumah yang menggunakan papan (kayu).

Menurut Safriwan, hunian penduduk yang tinggal di daerah dataran rendah, khususnya wilayah Tanjab Barat bagian Ilir ini,  lebih indentik dengan rumah panggung dan berbahan kayu. Sedangkan, di dataran tinggi, seperti Kecamatan Tebing Tinggi, Batang Asam, Merlung dan sekitarnya pada umumnya lantai hunian sudah menggunakan lantai cor atau keramik.

"Jadi, kalau lantai rumah kayu jadi salah satu kriteria menetapkan status miskin, kita berharap itu dipisahkan menurut daerah atau wilayah. Karena penduduk Kualatungkal, mayoritas hunian berlantai papan," jelasnya saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Senin siang.

Dikatakan Safriwan, kalau penilaan tingkat kemiskinan masih menggunakan standar yang lama, kemungkinan untuk berubah masih susah.

"Contoh, harus berlantai semen. Dan itu susah dilakukan. Karena daerah kita rawa, yang notabenenya, pembangunan rumah masih banyak menggunakan kayu, bukan permanen seperti daerah ulu," ujarnyam

Pihaknya berharap, pemerintah pusat memberikan kriteria berbeda dalam menentukan penduduk miskin di dataran rendah dan dataran tinggi.

Safriwan juga memberikan contoh, salah satu rumah penduduk di Kelurahan Kampung Nelayan yang mayoritas hunian berbahan kayu dan berlantai papan. Tapi, penghuninya memiliki dua unit kendaraan roda dua. Di dalamnya ada alat elekronik seperti TV. Karena kriteria lantai rumah papan, warga tersebut masuk kategori miskin.

"Kita berharap ada perbedaan penetapan masyarakat miskin daerah pesisir dan dataran tinggi," harapnya lagi. (*/son)‎

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Wabup Katamso Pimpin Upacara Hardiknas 2026

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., bertindak sebagai Inspektur Upacara pada peringatan Hari Pendidikan Nasional

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., didampingi Ketua TP PKK Kabupaten, Hj. Fadhilah Sadat, S.H., kembali meninjau lokasi k

Advertorial

Wabup Katamso Dampingi Tim Verifikasi Kementerian Kehutanan di Mangrove Pangkal Babu

TANJAB BARAT – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso SA, S.E., M.E., mendampingi Tim Verifikasi dan Asistensi Kementerian Kehutanan Republik Indon

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Serahkan 71 Sertifikat Tanah Konsolidasi untuk Warga Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menyerahkan sebanyak 71 sertifikat tanah hasil konsolidasi kepada masyarakat Kelurahan

Advertorial

Bupati Tanjabbar Pantau Langsung TKA 2026 Tingkat SMP, Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan

TANJAB BARAT – Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat resmi memulai pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 bagi siswa tingkat Sekolah Menengah

Advertorial


Advertisement