Syafriwan : Kriteria Penduduk Miskin di Daerah Pesisir Harus Dibedakan


Senin, 06 Februari 2017 - 20:55:57 WIB - Dibaca: 1538 kali

Ilustrasi/net / HALOSUMATERA.COM

KUALATUNGKAL - Asisten II bidang Pemerintahan dan Ekonomi, Safriwan menanggapi serius soal kriteria penduduk miskin yang telah ditetapkan pemerintah pusat.

Menurut Syafriwan, harus ada perbedaan kriteria dalam menilai dan memasukan penduduk miskin yang tinggal di dataran rendah (daerah pesisir) dan dataran tinggi. Terutama mengenai salah satu kriteria soal lantai rumah yang menggunakan papan (kayu).

Menurut Safriwan, hunian penduduk yang tinggal di daerah dataran rendah, khususnya wilayah Tanjab Barat bagian Ilir ini,  lebih indentik dengan rumah panggung dan berbahan kayu. Sedangkan, di dataran tinggi, seperti Kecamatan Tebing Tinggi, Batang Asam, Merlung dan sekitarnya pada umumnya lantai hunian sudah menggunakan lantai cor atau keramik.

"Jadi, kalau lantai rumah kayu jadi salah satu kriteria menetapkan status miskin, kita berharap itu dipisahkan menurut daerah atau wilayah. Karena penduduk Kualatungkal, mayoritas hunian berlantai papan," jelasnya saat dibincangi wartawan di ruang kerjanya, Senin siang.

Dikatakan Safriwan, kalau penilaan tingkat kemiskinan masih menggunakan standar yang lama, kemungkinan untuk berubah masih susah.

"Contoh, harus berlantai semen. Dan itu susah dilakukan. Karena daerah kita rawa, yang notabenenya, pembangunan rumah masih banyak menggunakan kayu, bukan permanen seperti daerah ulu," ujarnyam

Pihaknya berharap, pemerintah pusat memberikan kriteria berbeda dalam menentukan penduduk miskin di dataran rendah dan dataran tinggi.

Safriwan juga memberikan contoh, salah satu rumah penduduk di Kelurahan Kampung Nelayan yang mayoritas hunian berbahan kayu dan berlantai papan. Tapi, penghuninya memiliki dua unit kendaraan roda dua. Di dalamnya ada alat elekronik seperti TV. Karena kriteria lantai rumah papan, warga tersebut masuk kategori miskin.

"Kita berharap ada perbedaan penetapan masyarakat miskin daerah pesisir dan dataran tinggi," harapnya lagi. (*/son)‎

Editor : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement