KUALATUNGKAL – Tenda pasar bedug yang roboh di WFC baru-baru ini masih tertumpuk, persisnya di jalan keluar yang berdekatan dengan Pasar Tanggorajo Ilir.
Sisa tenda dan kerangka besi, masih tersusun di pinggir jembatan. Sebagian lagi, tenggelam, sempat roboh lantaran tertiup angin kencang, tiga hari lalu.
Kepala PPKTB Tanjabbar Nasroel Effendi tak menampik hal ini. Sebagian besi tenda, ada yang tercebur ke sungai.
Atas kejadian ini, pasar bedug dan obral gagal dipusatkan di Water Front City. Mau tidak mau, sejak hari pertama puasa, pedagang kembali berjualan di Jalan Melati, meski tak bertenda.
Pedagang hanya menggunakan lapak dari PPKTB, dengan membayar tarif Rp 130 ribu per lapak. Ada yang membuat tenda sendiri dengan terpal, menjelang tenda pasar bedug dipasang oleh dinas terkait.
Pantauan infotanjab.com, pusat jajanan untuk santapan berbuka puasa tidak hanya di Jalan Melati. Sebagian pedagang ada yang membuka jualan di Jalan Patunas, Jalan Siswa, Jalan Kalimantan dan beberapa lokasi lainnya. Mereka berjualan tanpa harus membayar sewa lapak dari pemerintah.(*)
Editor : Andri Damanik
Oleh : Dr. Nuraida Fitri Habi, S.Ag, M.Ag - Dosen Fakultas Syariah UIN Jambi Polri (Kepolisian Negara Republik Indonesia) adalah lembaga negara yang bertanggun
TANJAB BARAT – Jajaran Polres Tanjung Jabung Barat melaksanakan pengamanan ketat pada kegiatan Perayaan Pesta Perak 25 Tahun Gereja Huria Kristen Batak Protes
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar menerima penganugerahan gelar adat Melayu Jambi, di Balairungsari LAM Jambi, Rabu 21 Januari 2026. Penyematan G
SAROLANGUN - Kecelakaan kerja kembali terjadi, sebuah insiden longsor menimpa sejumlah warga di Dusun Mengkadai, Desa Temenggung, Kecamatan Limun, Kabupaten Sar
KUALA TUNGKAL – Polres Tanjung Jabung Barat terus menunjukkan komitmen tegas dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Satuan Reserse Narkoba (Satresna