Titik Nol di Banda Aceh jadi Destinasi Wisata Baru


Rabu, 30 September 2020 - WIB - Dibaca: 1533 kali

Tugu Titik Nol Kilometer Banda Aceh Foto: Agus Setyadi/detikcom / HALOSUMATERA.COM

BANDA ACEH - Banda Aceh kini punya satu destinasi baru yang dapat dikunjungi bagi para wisatawan. Namanya Tugu Titik Nol Kilometer yang terletak di Kampung Jawa.

Di lokasi ini dibangun sebuah areal yang dapat dijadikan tempat bersantai atau sekadar berswafoto. Di sana, juga dibuat sebuah prasasti untuk menjelaskan asal usul Banda Aceh.

Isinya adalah "Nol kilometer Banda Aceh. Inilah tempat awal mulanya Kota Banda Aceh sejak didirikan oleh Sultan Johan Syah yaitu pada hari Jumat tanggal 1 Ramadhan 601 H bertepatan dengan 22 April 1205 M".

Wisatawan yang berkunjung ke sana dapat menikmati dua destinasi sekaligus. Hal itu karena lokasi titik nol Banda Aceh terletak hanya beberapa meter dari bibir Pantai Kampung Jawa.

Pembangunan lokasi nol kilometer tersebut dilakukan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh melalui usulan pokok pikiran (pokir) anggota DPR Aceh Teuku Irwan Djohan. Anggaran yang dihabiskan Rp 995 juta dari APBA 2020.

"Sebenarnya di sini sudah dibangun oleh pemerintahan sebelumnya. Tugu titik nolnya sudah ada. Saya kemari dulu tahun 2017," kata Irwan kepada wartawan, Rabu (30/9/2020).

Tugu yang dibangun Pemerintah Kota Banda Aceh tidak jauh dari lokasi yang dibangun sekarang. Namun kawasan itu dulunya tidak terawat sehingga wisatawan enggan datang.

Irwan mengatakan, pemandu wisata jarang membawa turis ke lokasi tersebut karena tidak terurus. Di sana terdapat genangan air serta tumpukan sampah.

"Ternyata teman-teman pemandu wisata tidak pernah bawa turis ke sini. Karena memang mereka malu, kalau dibawa ke sini kondisinya tidak baik citra Aceh dan Banda Aceh," ujar politikus Partai Nasdem ini.

Irwan kemudian mengusulkan anggaran yang dititipkan lewat Dinas Pariwisata Aceh untuk membangun lokasi tersebut. Taman baru dibikin lebih kece sehingga diharapkan menjadi destinasi wisata baru.

"Sultan Aceh dulu menetapkan tempat ini sebagai awal pembangunan kota Banda Aceh," ujar Irwan.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Aceh Jamaluddin mengatakan, pembangunan lokasi tersebut sudah selesai sesuai kontrak. Namun secara Detail Engineering Design (DED) masih perlu pembenahan lebih lanjut.

"Kawasan ini yang punya Pemkot Banda Aceh, dan kami akan berkoordinasi Dispar Banda Aceh," kata Jamaluddin.

Jamaluddin berharap setelah ada lokasi nol kilometer ini semakin ramai wisatawan yang berkunjung ke Banda Aceh. Dia mengatakan, lokasi tersebut merupakan titik awal dibangun Kota Banda Aceh.

"Nanti orang bersepeda bisa mampir di sini. Landscape-nya setelah ditata lebih rapi tentunya. Jadi orang akan nyaman, akan senang untuk berselfie sehingga dilihat oleh berbagai orang untuk datang ke Banda Aceh tugu sejarah ini," jelas Jamaluddin.(*/HS)

Editor: Andri Damanik

Sumber: Detik.com




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Bupati Anwar Sadat Dukung Sosialisasi Piala Dunia 2026 dan Pemasangan Antena TVRI Jambi

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole

Advertorial

Wujudkan Swasembada Pangan Berkelanjutan, Wabup Katamso Hadiri Rakor Mitigasi Kekeringan Kementan

JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige

Advertorial

Bupati Anwar Sadat Tinjau Pelaksanaan Tes Akademik SD di Kelurahan Teluk Nilau

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja

Advertorial

Ahmad Syukri Barogbah Apresiasi Polda Jambi Tangkap DPO Alung yang Sempat Kabur

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold

Berita Daerah

Perumda Tirta Muaro Jambi Bantu Air Bersih 4.000 Liter, Warga: Bukan Solusi Jangka Panjang

JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam

Berita Daerah


Advertisement