RESES ANGGOTA DEWAN DI SENYERANG

Tuntutan Masyarakat Didominasi Soal Infrastruktur


Kamis, 26 Oktober 2017 - 00:07:45 WIB - Dibaca: 1387 kali

Kegiatan Reses Anggota DPRD Tanjab Barat Dapil Senyerang dan Pengabuan di Desa Sungai Landak.(haidir/It) / HALOSUMATERA.COM

SENYERANG - Reses anggota DPRD Tanjabbar dapil Senyerang dan Pengabuan kebanjiran aspirasi dari masyarakat. Dominannya, masyarakat di dua kecamatan ini hanya ingin pembangunan infrastruktur yang optimal.

Kegiatan reses ini dilakukan di Kantor Desa Sungai Landak, Kecamatan Senyerang, Rabu (25/10).

Hadir dalam kegiatan ini Wakil Ketua DPRD Tanjabbar Ahmad Jahfar, H Ikrom, Syamsul Alam, Fadli dan H Alim.

Camat Senyerang, Lurah,Kapolsek, Kepala UPTD pendidikan, BP3K, Babinsa,Kepala Puskesmas, Kepala Desa Kayu Aro dan Desa Margo Rukun.

Acara berlangsung cukup alot terlebih cukup banyaknya aspirasi dari masyarakat tentang kinerja para anggota dewan dalam mengusulkan pembangunan di dua kecamatan ini.

Salah satu perwakilan dari masyarakat Abdul Ghani menyampaikan pendapatnya dalam reses tersebut.

"Kita tidak menuntut yang macam-macam, kita hanya ingin mencicipi pembangunan dari pajak yang kami bayar.
Terutama sekali pembangunan jalan," kata Ghani.

Ghani mencontohkan, kondisi jalan di Kelurahan Senyerang cukup memprihatinkan terutama sekali jalan menuju ke Tempat Pemakaman Umum.

Wakil Ketua DPRD Ahmad Jahfar kepada infotanjab mengatakan, dirinya dan dewan yang lain akan bekerja semaksimal mungkin sebagai perpanjangan suara rakyat,
terutama sekali dalam pembangunan infrastruktur.

Hanya saja, dalam pelaksanaan di lapangan, untuk pembangunan jalan diambil alih pihak provinsi, sementara jembatan dibangun pemerintah kabupaten. Ini mengacu pada Komitmen DPRD Provinsi pada tahun 2013 lalu. "Dan ini pernah diucapkan oleh Kepala Dinas PU Provinsi dibawah pimpinan Ivan Wirata bahwa pembangunan jembatan diambil alih oleh Kabupaten dan pengerasan jalan dikelola oleh propinsi," kata dewan dapil Senyerang dan Pengabuan ini.

Kata Jahfar, tahun 2017 ini Dinas PU propinsi telah menganggarkan pembangunan Jalan Rigit Beton dari Simpang Teluk Nilau sepanjang tujuh kilometer, dan berlanjut pada tahun berikutnya hingga ke perbatasan Riau - Tanjabbar.(*)

Penulis : Haidir

Editor    : Andri Damanik

 




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Presisi Merdeka Balap Pompong Semarakkan HUT ke-81 RI dan Hari Jadi ke-61 Tanjab Barat

TANJAB BARAT – Polres Tanjung Jabung Barat selaku penyelenggara utama berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat dan sejumlah pihak penduk

Advertorial

Turun Langsung Padamkan Karhutla di Kuala Indah, Bupati Anwar: Hentikan Pembakaran Lahan

TANJAB BARAT – Menunjukkan kepedulian dan tanggung jawab langsung terhadap penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs.

Advertorial

Tutup Turnamen Berkah Madani Cup II, Ini Pesan Bupati Tanjabbar

TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., secara resmi menutup Turnamen Bulutangkis Berkah Madani Cup II PBSI Tanjung Jabung Bar

Advertorial

Sambut HUT RI ke-81, Ditintelkam Polda Jambi Bagi-bagi Ribuan Bendera Merah Putih

JAMBI - Menjelang HUT Kemerdekaan RI ke- 81 Tahun 2026, Ditintelkam Polda Jambi bersama jajaran Ditlantas, Polresta Jambi membagikan bendera merah putih kepada

Berita Daerah

Tokoh Muda NU Batanghari Resmi Pegang Kendali PWNU Jambi sebagai Ketua Tanfiziah Sementara

JAMBI - Pasca dibekukannya kepengurusan PWNU Jambi hasil konferwil tahun 2025 oleh Pengurus Besar Nahdhatul Ulama (PBNU) pada 30 Juli 2026, PBNU sekaligus menun

Berita Daerah


Advertisement