KUALATUNGKAL - Pembangunan Jembatan Penghubung di sebelah Kantor Bupati menelan dana Rp 3,8 miliar disoal. Selain perencanaan yang tidak matang, pengaman bagi pekerja kurang diperhatikan.
Sebagaimana dituturkan Sudirman, Ketua Ormas Rajawali Sakti Kabupaten Tanjabbar, safety bagi para pekerja harus diperhatikan demi keselamatan.
"Mulai dari sepatu, baju, helm tidak dipakai. Ini kan aturan, apalagi ini proyek pemerintah," kata Sudirman.
Selain itu, ada sejumlah warga yang protes dan mengadu ke RT bahwa pembangunan jembatan jangan sampai menghalangi jalur pompong.
"RT yang ngomong, kalau warganya mulai ngeluh. Jangan sampai jembatan terlalu rendah ke permukaan sungai. Nanti pompong gak bisa lewat," ujar Sudirman.
Dikatakan Sudirman, soal perencanaan pembangunan jembatan besi ini juga patut dipertanyakan. Kata dia, tidak relevan penggunaan kontruksi besi di air asin.
"jika ada kelalaian dan keluhahan warga yang lebih fatal, kita akan melakukan aksi di Kantor Bupati," ujar Sudirman.
Sementara itu, belum ada keterangan resmi dari Dinas PUPR Tanjabbar.(*/nik)
Editor : It Redaksi
Baca Juga: Jembatan Ini Dibangun Pasca Pembelian Tanah Rp 1,4 M
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., menghadiri acara sosialisasi Piala Dunia 2026 sekaligus seremoni pemasangan antena ole
JAKARTA – Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat, Dr. H. Katamso, SA, S.E., M.E., menghadiri rapat koordinasi (rakor) mitigasi kekeringan lahan pertanian yang dige
TANJAB BARAT – Bupati Tanjung Jabung Barat, Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag., memastikan pelaksanaan tes akademik tingkat sekolah dasar (SD) di Kabupaten Tanjung Ja
JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar S.I.K., M.H., melalui Dir intelkam Polda Jambi Kombes Pol Yuli Haryudo, S.E., bersama para PJU Ditintelkam Pold
JAMBI - Perumda Tirta Muaro Jambi memberikan bantuan air bersih sebanyak 4.000 liter yang dialokasikan di dua RT, yakni RT 28 dan RT 33 Desa Mendalo Darat Kecam