Pengakuan Pasien Covid-19

Bangun Tidur Tidur Lagi, Terasa di Penjara


Minggu, 11 Oktober 2020 - WIB - Dibaca: 2233 kali

Ruang Isolasi Pasien Covid-19 di Kabupaten Tanjab Barat / HALOSUMATERA.COM

Bangun tidur tidur lagi. Itulah kerjaan hari-hari Nurkholis (29), pasien terkonfirmasi Covid-19 yang kini dirawat di RS Daud Arif. Pemuda berdarah jawa ini kini dirawat di satu ruangan bersama kedua orang tuanya.

ANDRI DAMANIK – HALO SUMATERA

Layaknya orang sehat, Nurkholis terkurung dalam ruangan berukuran 7x3,5 meter. Tidak ada tanda-tanda gejala, dia terkonfirmasi virus yang menyerang belahan dunia ini.

Suhu badan masih normal, di kisaran 36,5 derajad celcius. Tidak ada gejala sesak nafas, bahkan hilangnya rasa penciuman. Semuanya normal, tanpa ada satu gejalapun.

Remaja bergelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM) ini, dinyatakan positif terkonfirmasi Covid-19 pada 19 September 2020. Bersama ibunya, dia langsung diisolasi di RS Daud Arif. Sedangkan ayahnya, lebih dulu diisolasi pada 16 September 2020.

Pertama kali dirawat, Nurkholis digabung dengan ibunya, sedangkan ayahnya dirawat di ruang terpisah. Belakangan, mereka digabung dalam satu ruangan.

Kini mereka bertiga dirawat di ruang eks Sal Anak, dengan tempat tidur yang terpisah.

Nurkholis kepada halosumatera.com dikonfirmasi Minggu siang (11/10) menuturkan, dia dan orang tuanya masih menunggu hasil swab ketiga. Hasil swab kedua dia masih dinyatakan positif, sedangkan ibunya negatif. Sedangkan bapaknya, hasil swap pertama negatif, kedua dan ketiga masih positif. Sekarang menunggu hasil swab keempat.

Rasa bosan, pun tak terelakkan. Dari mulai bangun, tidak ada kegiatan yang bisa dilakukan. Jika diizinkan, dia ingin isolasi di rumah. “Ya beginilah bang, bangun tidur sampai tidur lagi, di ruangan, tidak ada senam. Paling main Hp dan ibadah. Kalau Cuma begini saja, mending nginap di rumah. Saya kasihan sama orang tua saya bang,” kata Nurkholis.

Namun apa daya, pasien terkonfirmasi positif menjadi pengawasan pemerintah. Tidak bisa bebas seperti orang yang tidak terpapar. Namun Kholis hanya bisa menghibur diri sembari mengurus orang tuanya, yang sebelumnya mengalami sakit gula.

“Kalau bapak sama ibu memang ada penyakit gula, tapi kondisinya sudah mendingan,” tuturnya.

Soal makanan, Nurkholis juga protes. Pasalnya, antara pasien sehat dan gejala disamakan. Sejak dia dirawat, dia diberi nasi bubur, layaknya seperti orang sakit. “Ya mending dirumah saja kalau begini,” tuturnya lagi.

Sejak dinyatakan terkonfirmasi positif Covid-19, Nurkholis hanya bisa pasrah, menunggu keputusan tim medis, bahwa hasil swab negatif, dan bisa tinggal di rumah.

Rasa ingin keluar dari ruangan sempat terpikir, namun hal itu diurungkan lantaran nama baik orang tuanya. “Ya mau gimana lagi bang,” ungkapnya.

16 Pasien Dirawat

Jubir Rumah Sakit Daud Arif, dr Nani mengatakan, saat ini ada 16 pasien terkonfirmasi positif yang dirawat di RS Daud Arif.

Ada dua lantai bangunan rumah sakit yang disiapkan, untuk pasien terkonfirmasi positif dan suspek. Lantai atas untuk pasien positif, dan lantai bawah untuk pasien suspek.

Untuk lantai atas ada 13 bed yang disiapkan, untuk pasien suspek (rapid reaktif) disiapkan 9 kamar.

Diakui Nani, ada pasien terkonfirmasi positif yang digabung dalam satu ruangan. Menurut dia, tempat tidur disiapkan untuk satu pasien. “Kan ada jaraknya, seperti di Negara lain juga ada yang digabung,” ungkap Nani.

Soal makanan yang diberikan kepada pasien, Nani mengatakan bukan bagiannya. “Tapi saya sudah mendapatkan laporan dan sudah ditindaklanjuti segera,” ujar Nani kepada halosumatera.com, Minggu sore (11/10).(bersambung)




Komentar Anda



Terkini Lainnya

Polda Jambi Bantu Sapi Kurban di Masjid Al Falah, Gubernur Serahkan Sapi Presiden di Islamic Center

JAMBI - Kapolda Jambi Irjen Pol Krisno H Siregar melalui Kasubdit Tipiter Dit Reskrimsus Polda Jambi AKBP Hadi Handoko,S.H., S.I.K menyerahkan sapi Qurban kepad

Berita Daerah

Kapolda Jambi Harapkan Persatuan Jaga Kamtibmas Menuju Jambi Bahagia

JAMBI - Polda Jambi bersama Pemerintah Kota Jambi menggelar kegiatan Apel Kebangsaan Sabuk Kamtibmas Wilayah Jambi dengan mengangkat tema "Dengan Kebersamaan da

Berita Daerah

H.Saidi Disebut sebut Kontraktor Jembatan Ambruk di Senyerang, Orang Dekat Bupati?

TANJAB BARAT - Robohnya jembatan Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang Kabupaten Tanjabbar, Rabu (20/5/26) menimbulkan op

Berita Daerah

Dua Pekerja Jembatan Hilang di Sungai Landak, Ini Kata Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar

TANJABBAR - Ketua Komisi III DPRD Tanjabbar Albert Chaniago menyampaikan belasungkawa atas kejadian tertimpanya dua pekerja perbaikan jembatan yang sempat hanyu

Berita Daerah

Perbaiki Jembatan Terbengkalai, Dua Pekerja Tertimpa Beton dan Hanyut di Sungai

TANJABBAR - Dua pekerja hanyut dan tenggelam setelah tertimpa material jembatan di Sungai Limau RT 05, Dusun Karya Baru, Desa Sungai Landak Kecamatan Senyerang

Berita Daerah


Advertisement